Keutamaan Bulan Muharram dan Amalan Berpuasa di Bulan Ini

Lusiana Mustinda - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 16:08 WIB
10 Peristiwa Penting di  Bulan Muharram
Keutamaan bulan Muharram. Foto: Mindra Purnomo/detikcom
Jakarta -

Ada banyak keutamaan bulan Muharram. Dalam buku berjudul 'Muharram Bukan Bulan Hijrahnya Nabi' yang ditulis oleh Ahmad Zarkasih, Lc disebutkan bahwa Muharram artinya terlarang. Disebut demikian karena di bulan ini bangsa Arab seluruhnya melarang peperangan. Sehingga tidak ada tumpah darah di bulan Muharram.

Ada istilah bulan Haram dalam Islam. Ini merupakan bulan-bulan mulia yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Empat bulan haram itu adalah Dzul-qa'dah, Dzul-hijjah, Muharram dan Rajab.

Allah SWT melarang umat Islam untuk berbuat kerusakan di bulan Muharram. Hal ini tercantum dalam firman Allah SWT pada Surat At-Taubah ayat 36 yang berbunyi:

إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا۟ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ وَقَٰتِلُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَٰتِلُونَكُمْ كَآفَّةً ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلْمُتَّقِينَ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa."

Keutamaan bulan Muharram dan beberapa bulan haram lainnya juga disebutkan dalam sebuah hadits. Rasulullah SAW bersabda:

Dari Abu Bakrah r.a., Nabi SAW bersabda: "Setahun itu ada 12 bulan, dan di antaranya ada 4 bulan mulia, 3 berurutan; Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah, Muharram dan Rajab Mudhar yang ia itu berada antara jumada dan sya'ban." (Muttafaq'alaih).

Imam al-Thabrani dalam tafsirnya mengutip perkataan sahabat Ibnu Abbas r.a tentang keutamaan bulan Muharram dan bulan-bulan haram lain:

"Allah SWT memberikan keistimewaan untuk 4 bulan haram di antara bulan-bulan yang ada dan diagungkan kemuliaannya bulan itu, dan menjadikan dosa yang terbuat serta amal ibadah yang dilaksanakan menjadi lebih besar ganjaran dosa dan pahalanya." (Tafsir al-Thabari 14/238).

Keutamaan bulan Muharram juga dijelaskan oleh Imam Ibnu Katsir dalam tafsir surat yang sama beliau mengutip perkataan Imam Qatadah, ahli tafsir dari kalangan Tabi'in:

"Allah SWT mensucikan makhluk-Nya di antara makhluk-makhluk ciptaan-Nya, mensucikan para rasul dari kalangan malaikat, mensucikan para rasul di antara manusia yang lain, mensucikan dzikir dari perkataan makhluk-Nya, mensucikan masjid dari tanah-tanah lain, mensucikan bulan Ramadhan dan bulan-bulan haram di antara bulan lain, mensucikan hari Jum'at di antara malam-malam lain. Maka muliakanlah apa yang Allah SWT telah muliakan. Sesungguhnya memuliakan apa yang Allah SWT muliakan adalah yang dilakukan para ahli ilmu dan orang-orang berakal." (tafsir Ibnu Katsir 4/149).

Salah satu bentuk amalan di bulan Muharram adalah berpuasa sunnah. Berpuasa di bulan mulia akan mendapatkan banyak pahala. Salah satu amalan di bulan Muharram adalah puasa tasua. Puasa tasua dikerjakan pada 9 Muharram.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:

"Sungguh jika aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa tanggal 9 dan 10 (Muharram)."

Dalam buku 'KItab Fiqhul Islam wa Adillatuhu jilid 3' oleh Prof Wahbah Az Zuhaili berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Bulan Muharram sangat dianjurkan. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Imam Muslim dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

"Sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam, dan puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram."

Itulah keutamaan bulan Muharram yang perlu diketahui oleh setiap muslim.

(lus/erd)