Desain Kampung Susun Akuarium: Lantai Dasar Kosong Agar Tak Kebanjiran

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 14:44 WIB
Maket Kampung Susun Akuarium. (M Ilman Nafian/detikcom)
Maket Kampung Susun Akuarium. (M Ilman Nafian/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta akan membangun Kampung Susun Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara resmi telah melakukan peletakan batu pertama rumah susun (rusun) yang akan dihuni warga Kampung Akuarium.

Arsitek pendamping warga dari Rujak Centre for Urban Studies, Andesha Hermintomo menjelaskan beberapa detail desain Rusun tersebut. Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) pun dilibatkan dalam proses desain.

"Dari 2017 sampai 2018, lalu 2019, prosesnya bergulir lagi sampai akhirnya ke rencana pembangunan sekarang. Kita sudah melalui tahapan yang diminta dan sesuai aturan, jadi kita ada sidang ke TACB, karena kawasan Kampung Akuarium masuk kawasan cagar budaya. Kita juga sudah ke TSP (Tim Sidang Pemugaran)," kata Andesha dalam jumpa pers virtual soal Kampung Akuarium, Selasa (25/8/2020).

Nantinya, Rusun tersebut akan dibangun setinggi empat lantai di lima blok. Lantai dasar akan dikosongkan.

"Jumlah lantai huniannya itu empat lantai, dengan satu lantai dasarnya kosong. Sistem lantai dibuat split level, dibuat berjenjang, sehingga tidak capek kalau naik tangga," katanya.

Lantai dasar dikosongkan itu dimaksudkan untuk mengantisipasi datangnya banjir. Sebab, Rusun Kampung Akuarium itu berada di tepi laut.

"Yang jelas, perencanaan untuk kampung akuarium ini level dasarnya sudah dibangun di level lebih tinggi dari muka air laut tertinggi, karena Kampung Akuarium itu kan posisinya ada di tepi laut ya, bukan tepi sungai. Jadi lantai dasarnya setidaknya satu meter dari muka air laut tertinggi, dan lantai dasarnya tadi sifatnya kosong, sehingga unit hunian semua ada di lantai 1-3," katanya.

Simak video 'Melihat Suasana Kampung Akuarium Saat Ini yang Akan Dibangun Anies':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2