Kepala Imigrasi Jakut Diperiksa soal Paspor-Pencabutan Cekal Djoko Tjandra

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 17:32 WIB
Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono (Rahel Narda C/detikcom)
Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono (Rahel Narda C/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah memeriksa Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Utara (Jakut) berinisial SA terkait penerbitan paspor dan pencabutan red notice kasus terpidana kasus cessie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. SA diperiksa sebagai saksi dan dicecar sebanyak 15 pertanyaan.

"Hari ini Subdit V Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri juga memeriksa salah satu saksi, yaitu Saudara SA. Beliau ini Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Utara. Ada sekitar 15 pertanyaan yang ditanyakan penyidik kepada beliau," kata Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jaksel, Rabu (19/8/2020).

Awi mengatakan pemeriksaan dilakukan pada pukul 11.00-15.30 WIB. Dia juga mengatakan fokus pemeriksaan terkait penerbitan paspor dan pencabutan red notice Djoko Tjandra.

"Yang pertama terkait dengan penerbitan paspor Saudara Tersangka Djoko Tjandra. Kemudian kedua terkait surat-menyurat yang dilakukan oleh Dithubinter Polri kepada Imigrasi yang mengakibatkan pencabutan red notice dan pembukaan cekal Saudara Djoko Tjandra. Ini yang didalami," jelas Awi.

Sementara itu, Awi mengatakan Dittipidium Bareskrim Polri juga telah memeriksa Djoko Tjandra. Menurut Awi, Djoko Tjandra dicecar dengan 59 pertanyaan.

"Betul, Djoko Tjandra hari ini dilakukan pemeriksaan hari ini dari pukul 10.30 WIB sampai pukul 15.15 WIB. Yang bersangkutan dicecar oleh penyidik dengan 59 pertanyaan. Ada beberapa hal yang memang didalami terkait dengan pemeriksaan kali ini," ujar Awi.

Awi menjelaskan penyidik mendalami beberapa hal terkait kasus Djoko Tjandra. Termasuk, kata Awi, terkait keberadaan Djoko Tjandra selama di Indonesia.

"Yang pertama terkait keluar masuknya tersangka Joko S Tjandra ke Indonesia selama ini. Kemudian selama di Indonesia keberadaannya di mana, yang menjadi fokus yang pertama," ujar Awi.

Tonton video 'Kejagung Berikan Pendampingan Hukum untuk Jaksa Pinangki':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2