Aliran Suap Djoko Tjandra ke Irjen Napoleon Ditelusuri

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 11:48 WIB
Gedung Bareskrim Polri
Dokumentasi gedung Bareskrim Polri sebagai ilustrasi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri baru menyampaikan adanya barang bukti USD 20 ribu dalam dugaan suap terkait penghapusan red notice Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Namun mengenai peruntukan uang itu belum dibeberkan Polri.

"Nanti tentunya setelah semua clear pemeriksaan ini baru bisa kita sampaikan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono kepada wartawan, Rabu (19/8/2020).

Berkaitan dengan dugaan suap ini, Bareskrim Polri sudah menetapkan 4 orang tersangka. Sebagai pemberi yaitu Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi, sedangkan sebagai penerima adalah Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

Di sisi lain Boyamin Saiman selaku Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) menyebut USD 20 ribu itu adalah uang dari pengusaha Tommy Sumardi untuk Brigjen Prasetijo Utomo. Dia menduga ada uang juga untuk Irjen Napoleon yang jumlahnya lebih besar.

"Proses dugaan pemberian uang itu BPJ PU didatangi oleh TS dalam keadaan membawa tas, misalnya, dan kemudian keluar dari ruangan PU masih membawa tas tersebut tapi kemudian ketika mendatangi ruangan NB masih membawa tas tapi keluarnya sudah tidak membawa tas," kata Boyamin dalam keterangannya.

Mengenai hal itu Awi mengatakan penyidik akan menelusurinya. Polisi akan menyelidiki semua kemungkinan aliran uang.

"Digali dan akan dikejar terkait masalah yang disampaikan aliran dana tentunya juga akan kita kejar bersama-sama," ujar Awi.

Tonton video 'Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Tipikor Djoko Tjandra':

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/fjp)