Tak Ada Pawai Obor Malam 1 Muharam, Pemko Ingatkan Medan Zona Merah Corona

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 12:03 WIB
Masjid Raya Al-Mashun Medan
Masjid Raya Medan (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengatakan tidak ada pawai obor di malam 1 Muharam 1442 H. Salah satu pertimbangannya adalah Medan masih zona merah penyebaran virus Corona atau COVID-19.

"Nggak ada. Apalagi lagi pandemi," kata Plt Kabag Agama Pemko Medan, Agus Maryono, saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/8/2020).

Agus meminta masyarakat Medan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diterapkan. Dia mengatakan penularan virus Corona masih terus terjadi.

"Imbauannya tetap melakukan protokol kesehatan karena Medan zona merah sampai saat ini," ujar Agus.

Sebelumnya, konfirmasi positif Corona di Medan secara rata-rata meningkat 52 kasus per hari. Jumlah itu terhitung mulai 17 Juli sampai 17 Agustus 2020.

Selain itu, terdapat 88 orang meninggal dunia akibat Corona. Artinya, dalam satu hari rata-rata ada 3 orang yang meninggal dunia.

"Pentingnya menumbuhkan kesadaran masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas, terutama penggunaan masker. Dengan memakai masker yang baik dan tepat, setidaknya dapat mencegah 80% penularan COVID-19 di tengah-tengah masyarakat," kata Kadis Kesehatan Medan Edwin Effendy selaku Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Medan, Selasa (18/8).

Berdasarkan data yang dilansir Gugus Tugas, jumlah kasus positif COVID-19 pada 17 Juli 2020 sebanyak 1.744, yang kemudian mengalami peningkatan menjadi 3.321 kasus sebulan kemudian. Sedangkan jumlah orang meninggal akibat Corona pada 17 Juli sebanyak 89 orang, kemudian mengalami peningkatan sebanyak 177 orang pada 17 Agustus.

"Dari data tersebut, jumlah peningkatan kasus positif COVID-19 yang terkonfirmasi dalam sebulan ini sebanyak 1.577 kasus, sedangkan jumlah yang meninggal dunia sebanyak 88 orang. Ini harus menjadi perhatian kita semua. Mari kita tegakkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

(haf/haf)