Round-Up

Kisah Pilu ABG 'Slenderman' Pembunuh Bocah yang Kini Divonis 2 Tahun

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 08:44 WIB
Curhatan ABG pelaku pembunuhan di Sawah Besar soal ayahnya
Sketsa yang dibuat ABG 'slenderman' (Ilman Nafi'an/detikcom)

Harry menyebut pembunuhan yang dilakukan NF kepada korban pembunuhan kemungkinan akibat kondisi tertekan yang dialami dalam kasus pemerkosaan.

"Perbuatan kepada balita itu sebagai delinquency dari kondisi stres atau tertekan atau akibat dari kekerasan seksual yang dilakukan 3 orang tersebut," ucapnya.

Kekerasan seksual yang dialami NF ini terkuak dari hasil asesmen pemeriksaan psikologis di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dari pemeriksaan ini pula, diketahui NF kini tengah hamil 14 minggu.

Polisi telah menetapkan 3 pelaku kekerasan seksual terhadap NF (15), ABG pembunuh bocah di Sawah Besar, Jakarta Pusat, sebagai tersangka. Ketiganya telah diserahkan ke pihak kejaksaan.

"Sudah P-21, iya (selanjutnya dilimpahkan ke Kejaksaan)," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung saat dihubungi, Kamis (14/5).

Diberitakan sebelumnya, N diamankan polisi setelah membuat pengakuan mengejutkan pada Jumat (7/3) lalu. Kepada polisi, dia mengaku telah membunuh bocah A, tetangga sendiri.

Polisi kemudian menggeledah rumahnya di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ternyata benar saja, jenazah korban ditemukan di dalam lemari terbungkus kain.

Fakta-fakta lain yang terungkap di balik aksi keji N. ABG yang menggambar kartun Slenderman, atau Slender Man, ini di bukunya itu diketahui menulis status soal pembunuhan di akun Facebook-nya.

Ada 2 status FB yang viral di media sosial. Status pertama berisi tulisan:

Balita tak bernyawa itu masih di lemari bajuku..banyak warga mencarinya..pak rw selaku polisi dan pak rt yang memeriksa rumah ku seluruhnya tak ada satupun dari mereka yang menemukan nya..tak ada satupun yang tau aku pelakunya. Oke besok siap berserah diri.

Status kedua berisi foto yang sepertinya diambil dari sudut pandang penumpang yang duduk di bagian belakang mobil. Foto itu memberi gambaran ada dua orang polisi di bagian depan mobil. Caption fotonya: 'Pak polnya baik hehe'.

Kapolres Jakpus Kombes Heru Novianto membenarkan dua status itu ditulis oleh N. Status pertama ditulis sebelum N menyerahkan diri.

Halaman

(mea/lir)