Round-Up

Kisah Pilu ABG 'Slenderman' Pembunuh Bocah yang Kini Divonis 2 Tahun

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 08:44 WIB
Curhatan ABG pelaku pembunuhan di Sawah Besar soal ayahnya
Sketsa yang dibuat ABG 'slenderman' (Ilman Nafi'an/detikcom)

Sementara itu, Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan siap memberi pendampingan ke NF (15), yang menjalani hukuman pidana di LPKS Handayani. Kemensos memastikan NF bisa melanjutkan pendidikan selama proses pidana di LPKS.

"Kemensos memastikan bahwa anak itu bisa melanjutkan kehidupannya. Kemudian kalau sudah ada salinan putusan itu kita bisa teruskan kehidupan anak itu di LPKS Handayani, kita juga akan tetap koordinasi dengan Bapas sesuai keputusan hakim," ujar Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, saat dihubungi, Selasa (18/8).

Harry juga mengapresiasi putusan hakim atas vonis 2 tahun penjara terhadap NF. Menurutnya, vonis hakim itu sesuai dengan prinsip keadilan.

"Patut diberikan apresiasi atas putusan hakim karena ternyata harapan kita agar hakim mengambil keputusan, menegakkan keadilan, memperhatikan kondisi anak yang juga sedang hamil, dan atas tindakan kejahatan yang menurut kami bukan kejahatan pada umumnya, tapi kejahatan yang dilakukan oleh anak karena ya anak ini merupakan korban dari kekerasan seksual," ucap Harry.

Dalam perjalanan kasusnya, terkuak bahwa NF juga merupakan korban kekerasan seksual. Ketika pembunuhan itu terjadi, NF diketahui tengah hamil 14 minggu.

"NF ini juga korban kekerasan seksual juga, ada 3 orang, ini mengakibatkan dia hamil, sudah hamil 14 minggu," kata Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos RI Harry Hikmat saat dihubungi, Kamis (14/5).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4