Warga Bakar-bakar Sampah, Api Sempat Berkobar di Kolong Tol Jagorawi Pagi Tadi

Jehan Nurhakim - detikNews
Selasa, 18 Agu 2020 16:15 WIB
Ada yang Bakar Sampah, Api Berkobar di Kolong Tol Jagorawi Pagi Tadi
Foto: Petugas memadamkan api di kolong Tol Jagorawi (dok.istimewa)
Depok -

Kobaran api sempat menyala di kolong Tol Jagorawi hingga menimbulkan asap pekat pagi tadi. Api bersumber dari sampah yang dibakar warga di kolong tol di wilayah Jalan Makam Mbah Bayun RT 03/07, Kel Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 8.30 WIB pagi. Namun api berhasil dipadamkan pada pukul 09.10 WIB.

"Hasil investigasi kita, akibat orang tangan iseng yang bakar sampah dan ban. Tapi kebakaran tidak berlangsung lama, sekitar 40 menit petugas," kata Denny.

Ia juga mengatakan kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya dampaknya, timbul asap pekat hingga naik ke atas Jalan Tol Jagorawi.

"Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut atau nihil-nihil," tuturnya.

Ditemui di lokasi kejadian, seorang warga bernama Muhammad Abdullah menyebutkan, kebakaran itu terjadi setelah ada warga yang membersihkan sampah dengan cara membakarnya.

"Ada iseng bakar sampah, jadi awalnya mau bersihin sampah. Terus dibakar sampah merembet ke ban, namannya api bisa merembet ke mana-mana," kata Abdullah.

Abdillah mengatakan, api tidak sampai merembet ke atas jalan tol. Hanya saja, akibat kebakaran itu timbul asap pekat di kolong tol hingga membumbung ke atas jalan tol.

"Akhirnya mengganggu juga, macet. Cuma diatur oleh polisi. Macetnya kira-kira 10 meteran," tuturnya.

Sementara itu, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Irra Susiyanti mengatakan kebakaran tersebut tidak menghambat arus lalu lintas di jalan tol.

"Ada warga bakar sampah di bawahnya, tapi sudah langsung ditangani oleh petugas kami," kata Irra.

Dari video yang beredar di media sosial, tampak asap pekat membumbung di sekitar lokasi. Lokasi kolong tol merupakan akses jalan warga.

Lebih lanjut, Irra mengimbau agar warga tidak membakar sampah di bawah kolong tol.

"Karena berdampak pada keamanan dan keselamatan juga kenyamanan pengguna jalan," tutup Irra.

(mea/mea)