Hari Pertama Penindakan di Jalur Cepat Margonda, 300 Motor-Angkot Ditilang

Jehan Nurhakim - detikNews
Selasa, 18 Agu 2020 11:55 WIB
Motor Masuk Jalur Cepat Margonda Depok Kena Denda Maksimal Rp 500 Ribu
Polisi tilang motor yang masuk jalur lambat Jalan Margonda, Depok. (Jehan Nurhakim/detikcom)
Depok -

Polisi mulai memberlakukan penindakan bagi motor dan angkot yang masuk di jalur cepat Jalan Margonda, Depok. Di hari pertama penindakan sejak pagi hingga siang tadi, sudah ada 300-an motor dan angkot yang ditilang.

"Yang jelas untuk sampai sekarang ini, kurang-lebih 300-an (yang ditilang)," kata PS Kanit Turjawali Satlantas Kota Depok Iptu Nanang Wahyu Wibowo saat ditemui di Jalan Margonda Raya, Selasa (18/8/2020).

Nanang mengatakan, dari angka tersebut, mayoritas pelanggar adalah sepeda motor. Para pemotor beralasan terburu-buru sehingga menggunakan jalur cepat Jalan Margonda.

"Paling banyak didominasi kendaraan roda dua (sepeda motor) masuk jalur cepat. Rata-rata pasti ingin buru-buru," tambahnya.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut, polisi menindak 6 mobil pribadi di jalur cepat. Para pemobil ditilang lantaran tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara.

"Mobil pribadi dalam penindakan ada 9. Salah satunya kalau mobil pribadi adalah (tidak menggunakan) sabuk keselamatan. Mobil pribadi di jalur cepat boleh," katanya.

Lebih lanjut, Nanang mengatakan penindakan dilakukan di sepanjang Jalan Margonda, Depok. Titik penindakan ada di 6 titik.

Total ada 25 personel yang dikerahkan untuk melakukan penindakan ini. Sementara itu, Nanang mengungkap alasan penindakan dilakukan pada pukul 09.00 WIB.

"Kalau jam pagi, kita melaksanakan layanan prima untuk masyarakat pada pagi hari, masyarakat yang mau ke Jakarta kita perlancar dulu. Kalau sudah jam 09.000 WB kan harusnya mereka sudah ke tempat kerja dan kantor masing-masing," imbuh Nanang.

Para pelanggar akan dikenai sanksi tilang dengan denda maksimal Rp 500 ribu karena melanggar rambu. Untuk diketahui, saat ini sudah terpasang rambu untuk kanalisasi motor dan angkot ini.

Sebelumnya, Kasat Lantas Wilayah Depok Kompol Erwin Aras Genda mengatakan kanalisasi angkot dan motor di jalur lambat Jalan Margonda ini berlaku 24 jam setiap hari, tidak terkecuali pada saat weekend. Saat ini, penindakan dilakukan secara manual.

"Kalau e-TLE sudah dipasang, maka pelaksanaan 7 hari kerja dan 24 jam," kata Erwin.

(mei/mei)