Motor Masuk Jalur Cepat Margonda Depok Kena Denda Maksimal Rp 500 Ribu

Jehan Nurhakim - detikNews
Selasa, 18 Agu 2020 11:32 WIB
Motor Masuk Jalur Cepat Margonda Depok Kena Denda Maksimal Rp 500 Ribu
Polisi mulai tindak pemotor yang masuk jalur cepat Margonda. (Jehan Nurhakim/detikcom)
Depok -

Polisi mulai memberlakukan kanalisasi sepeda motor dan angkot di jalur lambat Jalan Margonda, Depok. Bagi motor dan angkot yang masuk jalur cepat Margonda akan dikena sanksi tilang dengan denda maksimal Rp 500 ribu.

"Kalau roda dua masuk jalur cepat itu pelanggaran rambu, itu kalau rambu rambu di list tilang denda maksimal Rp 500 ribu. Namun demikian yang memutuskan pak hakim," kata PS Kanit Turjawali Satlantas Depok Iptu Nanang Wahyu Wibodo kepada wartawan di Jalan Margonda, Depok, Selasa (18/8/2020).

Nanang mengatakan saat ini sudah terpasang rambu bagi motor dan angkot untuk masuk jalur lambat di Jalan Margonda. Pelanggaran terhadap rambu sendiri tertuang dalam Pasal 287 ayat (1) Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

"Untuk rambu dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan itu masuk di pasal 287 ayat 1 terkait dengan rambu rambu lalu lintas, dengan ancaman dendanya Rp 500 ribu maksimal," imbuhnya.

Pasal 287 ayat (1) berbunyi:

"Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu".

Lebih lanjut, Nanang menjelaskan bahwa kanalisasi motor dan angkot di jalur lambat Jalan Margonda merupakan program road safety partnership action (RSPA) 2020. Polisi dan Dishub telah melaksanakan sosialisasi terkait penindakan bagi pelanggar tersebut.

"Kemarin di bawah pimpinan Bapak Kasat Lantas Polres Metro Depok sudah melakukan sosialisasi. Baik di media cetak maupun elektronik, lanjut baliho, bahkan Polwan dan Tim Cendrawasih untuk kampanye keselamatan di jalan," katanya.

"Tujuannya untuk keselamatan, Margonda ini ruas KTL (Kawasan Tertib Lalu Lintas). Di sana juga ada rambu-rambunya bahwasanya roda dua, angkot itu jalur-jalurnya lambat. Angkot juga harus di jalur lambat," katanya.

Kanalisasi ini diberlakukan selama 24 jam di hari kerja dan juga pada saat weekend. Penindakan dilakukan di kawasan Margonda, yang merupakan percontohan kawasan tertib lalu lintas (KTL).

(mei/mei)