TNI Gelar Upacara HUT RI Ke-75 di Bawah Laut Lhokseumawe Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 17 Agu 2020 17:33 WIB
Upacara di bawah laut (dok. Istimewa)
Foto: Upacara di bawah laut (dok. Istimewa)
Lhokseumawe -

Korem 011 Lilawangsa, Aceh, menggelar upacara HUT RI ke-75 di bawah laut Lhokseumawe. 25 penyelam mengibarkan bendera merah putih pada kedalaman enam meter.

Upacara diikuti 25 penyelam dari TNI-Polri, POSSI Lhokseumawe dan Aceh Utara, SAR Aceh Utara serta mahasiswa Universitas Malikussaleh, Senin (17/8/2020). Upacara digelar di bawah laut Lhokseumawe, tepatnya di Desa Ujung Batee, Banda Sakti.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro mengatakan upacara digelar berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pengibaran bendera di bawah air itu perdana digelar Korem Lilawangsa.

"Dalam mewarnai peringatan hari kemerdekaan kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di daerah lain ada yang mengibarkan bendera di menara air, gunung dan lain sebagainya. Namun kita hari ini lakukan di dasar laut," kata Baskoro.

Upacara di bawah laut (dok. Istimewa)Upacara di bawah laut (dok. Istimewa)

Warga di Lhokseumawe juga ikut menyaksikan peserta upacara menyelam dari atas perahu, satu kapal TNI AL dan sejumlah speedboat.

Baskoro serta peserta yang hadir melakukan penghormatan bendera dengan mengikuti aba-aba dari bawah laut dengan tanda timbulnya pelampung. Menurut Baskoro, TNI di jajaran Korem Lilawangsa juga mengibarkan bendera di gunung hingga menara air.

"Kalau kita melakukan pengibaran bendera dari dasar laut dengan maknanya yang sama. Kemerdekaan ini kita syukuri dan hasil dari kerja sama dan juga pengorbanan semua komponen masyarakat baik TNI, Polri dan unsur lainnya," jelas Baskoro.

Baskoro mengatakan kegiatan mengibarkan bendera di dasar laut dengan kedalaman enam meter bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Peringatan hari kemerdekaan RI ini memiliki makna yang sama di seluruh penjuru Indonesia, maka patut disyukuri, karena kemerdekaan tersebut lahir berkat usaha perjuangan dan pengorbanan seluruh komponen masyarakat," ujarnya.

(agse/haf)