Tak Cuma Jual Hasil Petani, Toko Sembako Ini Juga Terapkan Zero Waste

Angga Laraspati - detikNews
Senin, 17 Agu 2020 14:05 WIB
Grab
Foto: Grab Indonesia
Jakarta -

Gerakan Zero Waste kini terus digembor-gemborkan oleh beberapa pihak termasuk pemerintah. Lewat gerakan ini, berbagai pihak mengajak masyarakat meminimalisir pemakaian kantong plastik untuk mengurangi jumlah sampah di dunia.

Di Indonesia, sampah plastik masih menjadi permasalahan yang harus segera diselesaikan. Dilansir dari Channelnewsasia, Indonesia merupakan salah satu penyumbang polusi plastik terbesar di lautan, bahkan Indonesia juga kehabisan tempat untuk pembuangan sampah. Tentunya ini memerlukan perhatian dari semua pihak.

Hal ini yang coba dilakukan oleh salah satu usaha sembako Bulkstore yang tak hanya menjual hasil petani, tetapi juga mendukung petani lokal untuk zero waste. CEO dari The Bulkstore & Co Putri Arif Febrila mengatakan awalnya sangat sulit untuk bilang ke petani untuk tidak boleh menggunakan plastik, bahan ada yang membeli toples kaca setiap mengirimkan hasil tani supaya bisa dipakai lagi.

"Dari Aceh, sampai Indonesia Timur, kita edukasi gimana jual hasil panen daerah mereka, agar tidak ada sampah, karena konsep tanpa sampah, akan sia-sia, kalo ga ajak petaninya", kata Putri dikutip dari Instagram GrabIndonesia, Senin (17/8/2020).

Konsep yang diusung oleh Bulkstore memang jarang ditemui di Indonesia. Putri mengatakan hanya milenial saja yang sudah lebih tahu, sedangkan bagi ibu-ibu ini merupakan baru dan harus diedukasi dan diberitahu. Konsep ini pun diterima oleh pelanggan karena unik dan membuat mereka senang, karena ada hal baru yang positif.

'Ya kita layani. Oh gini, pasti di rumah ada tupperware, bekas tempat apa, bawa wadah sendiri ke sini, jadi ga perlu packaging, mengurangi jejak karbon. Rempah boleh beli cuma satu dua gram, seperlunya, jadi ga terbuang, begitu caranya agar zero waste," ungkap Putri.

Lebih lanjut, Putri juga mengungkapkan Bulkstore juga mendukung pertanian organik karena jauh lebih sehat juga dimakan. Bulkstore juga menggandeng UMKM seperti rebung beras dari NNT yang merupakan bahan makanan vegetarian. Selain itu Bulkstore juga memberikan akses market ke petani dengan harga jual yang bersaing.

"Barang organik, UMKM udah punya, kualitasnya bagus! Skin care aku udah lokal, mom and baby, essential oil, masker, bath salt, sampo, sabun, semua brand lokal. Semua akan diuntungkan dengan sama-sama #TerusUsaha jaga lingkungan," bebernya.

Di masa pandemi kali ini, Bulkstore juga tetap melakukan penjualan dengan menggunakan metode online. Putri pun membeberkan agar tidak mengurangi dampak sampah dirinya tidak memakai bubble wrap.

"Pengiriman Grab pake kardus, kita lakban kertas, pake koran, bekas majalah, tidak bubble wrap. Di pandemi begini orang belanja online, kita mau kurangi dampak sampahnya. Sempet aku survey, di mal, pasar, ruko, bener nurut gak UMKM dan kurirnya, ternyata bener, dari sekian toko, mereka gak pake plastik. Tempel di tokonya menurut aturan ga boleh plastik. Aku seneng banget!" pungkasnya.

(akn/ega)