Mitos Selaq, Ilmu Hitam yang Bikin Anjing Dikubur Hidup-hidup di NTB

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 16 Agu 2020 14:53 WIB
A male German shepherd bites a man by the hand.
Gambar ilustrasi (iStock)
Jakarta -

Seekor anjing di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) dikubur hidup-hidup gara-gara disangka sebagai jelmaan anak SMP yang mempraktikkan selaq. Apa itu selaq?

Selaq adalah ilmu hitam dari Lombok. Mitos soal selaq sudah berkembang lama di masyarakat Sasak.

Mary Poo-Mooi Judd dalam buku 'The Sociology of Rural Poverty in Lombok' menjelaskan sekelumit soal kepercayaan masyarakat ini. Selaq adalah manusia yang punya ilmu hitam, bisa dibilang sebagai dukun, sehingga selaq mampu mengubah wujudnya menjadi bentuk binatang.

Manusia selaq bisa berubah menjadi gagak, anjing, kambing, atau kerbau. Pada umumnya, kebanyakan warga menceritakan manusia selaq berubah menjadi gagak atau anjing.

Dalam buku 'Animism in Southeast Asia' yang diedit Kaj Arhem dan Guido Sprenger, ada bermacam-macam selaq. Pertama, ada istilah 'tau selaq', yang diartikan sebagai manusia berilmu hitam berbekal mantra tertentu. Mantra ini biasanya berbahasa campuran Jawa kuno, Bali, dan Sasak. Mantra ini diwariskan dari ayah ke anak laki-lakinya, bisa pula diwariskan dari guru ke muridnya.

Selaq suka makan kotoran manusia. Bagi selaq, kotoran manusia terasa seperti kue lezat.

Ketika bertemu seseorang yang punya luka berdarah, selaq bakal mencium bau luka itu sebagai bau buah-buahan. Selera makannya bakal bangkit.

Tonton video 'Rambut-Tali Kafan Jadi Barbuk Kasus Hilangnya Jenazah di Bekasi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3