LPDP Ungkap Sempat Ada 115 Alumni Beasiswa yang Tak Kembali ke RI

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 11:56 WIB
Ini yang Baru dari Pendaftaran Beasiswa LPDP 2018
Foto: LPDP (dok. LPDP)
Jakarta -

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menagih dana beasiswa yang telah didapatkan oleh Veronica Koman karena menolak kembali ke Indonesia. Ada 115 alumnus yang sempat tidak kembali. Selain Veronica, ada tiga kasus alumni lain yang juga dilakukan penagihan.

Mulanya, dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Rabu (12/8/2020), LPDP menyebut Veronica Koman lulus pada Juli 2019 dan baru melaporkan kelulusannya dua bulan berselang. Karena itulah, LPDP memberikan peringatan hingga penagihan karena Veronica Koman dianggap tidak memenuhi kewajibannya. Hal ini sekaligus membantah klaim Vero yang mengaku sudah memenuhi ketentuan.

LPDP menyatakan sanksi pengembalian dana pendidikan tidak hanya diberikan kepada Veronica Koman, tetapi juga kepada semua penerima beasiswa LPDP yang tidak memenuhi kontrak dan kewajiban kembali ke Indonesia. Selain Veronica Koman, ada tiga penerima beasiswa lain yang diberi sanksi penagihan pengembalian dana pendidikan.

"Dapat kami sampaikan juga bahwa hingga Agustus 2020 terdapat 24.926 total penerima beasiswa LPDP dan 11.519 di antaranya telah menjadi alumni. Dari data tersebut, teridentifikasi sejumlah 115 kasus alumni yang tidak kembali ke Indonesia, dengan rincian sejumlah 60 kasus alumni telah diberi peringatan dan telah kembali serta melakukan pengabdian, sejumlah 51 kasus dalam proses pengenaan sanksi, sementara 4 kasus masuk dalam tahapan penagihan termasuk VKL," jelas LPDP dalam keterangan resminya.

LPDP memastikan sanksi ini tidak berkaitan dengan politik. Sanksi diberikan kepada penerima beasiswa LPDP yang tidak memenuhi kontrak dan kewajibannya kembali ke Indonesia.

"Pengenaan sanksi terhadap penerima beasiswa LPDP yang tidak memenuhi kontrak dan tidak memenuhi kewajiban kembali dan berkontribusi di Indonesia, tidak ada kaitan dengan politik dan tidak terkait dengan pihak mana pun," tegasnya.