PPP: Analisis Prabowo Bisa Gantikan Ma'ruf untuk Bikin Kekacauan!

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 17:14 WIB
Wasekjen PPP Achmad Baidowi
Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Zhacky/detikcom)
Jakarta -

PPP geram atas analisis viral yang menyatakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bisa menggantikan Ma'ruf Amin sebagai Wapres. PPP menilai isu tersebut murahan untuk membuat kekacauan.

"Itu isu murahan yang diembuskan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Namanya juga isu tentu untuk memverifikasinya sangat sulit," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi kepada wartawan, Rabu (12/8/2020).

Baidowi mengajak semua pihak fokus bekerja bagi kemajuan Indonesia. Sebab, analisis Prabowo bisa menggantikan Ma'ruf Amin dinilainya hanya untuk membuat kekacauan politik.

"Dan isu itu diembuskan hanya untuk membuat 'kekacauan' politik. Lebih baik fokus bekerja untuk Indonesia ke depan dibanding meladeni isu nggak jelas," ujar Baidowi.

Menurut Baidowi, penebar isu Prabowo bisa menggantikan Ma'ruf Amin dapat dilacak di era media sosial (medsos). Dia menilai pihak tersebut tak bertanggung jawab.

"Ya namanya isu, apalagi sekarang era medsos. Bisa dilacak siapa yang memunculkan isu tersebut? Dari kelompok mana, pasti dari pihak tak bertanggung jawab," imbuhnya.

Analisis dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, yang menyatakan Prabowo Subianto bisa menggantikan Ma'ruf Amin sebagai Wapres viral dan menuai beragam tanggapan. Ubedilah mengatakan analisisnya itu merupakan sebuah tafsir politik.

Selanjutnya
Halaman
1 2