Apollinaris Darmawan Dibui Dua Kali karena Hina Islam, Ini Kata MUI

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 07:09 WIB
Apollinaris Darmawan yang Diduga Menghina Islam, Ini Faktanya
Foto: Tangkapan layar Twitter @ApolDarmawan
Jakarta -

Apollinaris Darmawan, kakek berusia 70 tahun asal Bandung menjadi tersangka UU ITE karena menghina agama Islam di media sosial. Sebelumnya, dia juga pernah ditetapkan tersangka dan dipenjara dengan kasus yang sama. Bagaimana pandangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait hal ini?

Sekjen MUI, Anwar Abas, menilai penghina agama Apollinaris Darmawan merupakan orang yang tidak bisa menerima perbedaan. Dia menyebut Apollinaris intoleran.

"Setiap orang yang suka menghina orang dan agama orang lain tentu sudah pasti yang bersangkutan adalah orang yang tidak bisa menerima perbedaan. Dan setiap orang yang tidak mau menerima perbedaan jelas lah yang bersangkutan merupakan orang yang intoleran sebab yang namanya toleransi itu baru punya arti dan makna kalau yang bersangkutan bisa menerima perbedaan," kata Anwar kepada wartawan, Selasa (11/8/2020).

Anwar berbicara mengenai bahayanya orang yang mencela suatu agama. Dia meminta agar penghinaan agama di Indonesia segera dihentikan.

"Oleh karena itu kalau ada orang yang mencela orang lain apalagi mencela agama mereka maka hal demikian harus secepatnya bisa dihentikan agar ibarat api jangan setelah besar baru dipadamkan karena cost dan kerugian serta kerusakan yang akan ditimbulkannya tentu pasti akan sangat besar dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi sikap saling hormat. Anwar juga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak secepatnya jika ada kasus seperti itu, sehingga tidak sampai terjadi kericuhan.

"Oleh karena itu kita menghimbau semua pihak agar bisa menegakkan dan menjunjung tinggi sikap saling hormat menghormati dan kalau ada pihak yang melanggarnya maka kita menghimbau aparat penegak hukum untuk bertindak secepatnya agar persatuan dan kesatuan diantara kita tetap utuh dan kuat dan tidak sampai luka dan terkoyak karena kalau sudah sempat luka dan terkoyak maka untuk mengobati dan merajutnya kembali jelas tidak mudah," ungkap Anwar.

Tonton video 'Kakek yang Hina Agama Islam di Medsos Jadi Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2