Kasus Suap Lapas Sukamiskin, Eks Kalapas Segera Disidang

Zunita Putri - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 15:27 WIB
Eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husein
Eks Kapalas Sukamiskin Wahid Husein (Foto: Dony Indra Ramadhan)
Jakarta -

KPK telah merampungkan proses penyidikan terhadap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein terkait kasus dugaan suap. Wahid Husein akan segera disidang di Pengadilan Tipikor Bandung.

"Hari Senin (10/8/2020) penyidik KPK telah melaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) kepada tim JPU dalam perkara tersangka Wahid Husein (mantan Kalapas Sukamiskin)," ujar Plt Jubir KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Selasa (11/8/2020).

Saat ini Wahid dititipkan di Lapas Sukamiskin karena menjalani pidana perkara sebelumnya. Ali mengatakan dakwaan akan segera dilimpahkan PN Tipikor.

"Dalam waktu 14 hari kerja, tim JPU KPK segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkara ke PN Tipikor," katanya.

Dalam kasus ini, KPK telah memeriksa total 28 saksi. Mereka adalah para Kalapas yang pernah berinteraksi dan bekerjasama dengan Wahid.

Diketahui, KPK menetapkan lima tersangka baru yang dalam kasus dugaan suap terkait pemberian fasilitas di Lapas Sukamiskin ini. Penetapan para tersangka itu dilakukan dari hasil pengembangan OTT terhadap eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husein pada 2018.

Kelima tersangka ini adalah mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein (WH) dan mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko (DHA) sebagai penerima; sedangkan napi kasus korupsi, yaitu Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan (TCW); mantan Bupati Bangkalan yang juga napi korupsi Fuad Amin (FA) (status tersangka gugur karena Fuad wafat dalam proses penyidikan); serta Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi, Rahadian Azhar (RAZ), ditetapkan sebagai pemberi.

Rahadian Azhar, yang merupakan Dirut PT Glori Karsa Abadi, diduga memberi suap kepada Wahid. Rahadian sendiri sudah didakwa terkait kasus ini, dia didakwa menyuap Wahid dengan memberi mobil senilai setengah miliar. Suap tersebut dilakukan agar perusahaan terdakwa jadi mitra di Lapas Sukamiskin.

Sementara itu, Wawan diduga memberi suap dalam bentuk uang. Suap diduga berjumlah Rp 75 juta.

Tonton video 'Cuma Rp 300 Ribu Sewa Bilik Esek-esek di Lapas Sukamiskin':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/fjp)