1.062 Mobil Ditindak di Hari Pertama Pemberlakuan Tilang Ganjil Genap

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 09:26 WIB
Petugas Polisi Lalu Lintas (Polantas) Satlantas Polres Jakarta Timur saat melakukan penilangan pada pengendara mobil yang melanggar aturan Ganjil-Genap di Simpang Cawang, Jakarta Timur, Senin (10/8/2020). Sanksi tilang bagi pelanggar pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap diberlakukan lagi di Jakarta mulai hari ini. Pembatasan itu sebelumnya dicabut sementara sejak pertengahan Maret lalu karena adanya pandemi Covid-19 yang berujung pada penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Ilustrasi Penindakan Ganjil Genap (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Sanksi tilang telah berlaku dalam aturan ganjil genap di DKI Jakarta pada masa PSBB transisi. Berlakunya sanksi tilang tersebut dimulai sejak hari Senin kemarin.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan di hari pertama berlakunya sanksi pada Senin (10/8/2020), lebih dari dari seribu kendaraan yang ditilang. Penindakan itu dilakukan menggunakan tilang electronic traffic law enforcement (E-TLE) dan manual.

"Data penindakan pelanggaran Gage (Ganjil-Genap) tanggal 10 Agustus 2020, tilang manual 619 tilang, E-TLE 443, total 1.062," ujar Syafrin dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8).

Lebih lanjut, Syafrin mengatakan hasil evaluasi pemberlakuan ganjil genap di minggu pertama pada tahap sosialisasi, yakni 3 Agustus hingga 7 Agustus 2020 terjadi penurunan volume lalu lintas. Penurunan itu terjadi sebesar 2,47% hingga 4,63%.

"Volume lalu lintas mengalami penurunan antara 2,47% sampai 4,63%," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2