Anggota yang Terpapar Corona Tambah, DPRD DKI Libur Serap Aspirasi Warga

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 21:04 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi
Foto: Ketua DPRD DKI Prasetio Edi (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi mengatakan pihaknya belum memutuskan untuk membuka seluruh Gedung DPRD DKI saat ini. Pras mengatakan, kegiatan di dalam gedung hanya dilakukan untuk hal prioritas seperti persiapan pembahasan draf usulan Perubahan APBD tahun anggaran 2020 dari Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau untuk pembahasan APBD Perubahan tetap akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Dalam rapat pembahasan ini juga akan diawasi, yang tidak berkepentingan dilarang masuk ruangan," ujar Pras dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/8/2020).

Selain itu, Pras menjelaskan kegiatan seperti penerimaan aspirasi masyarakat dan kunjungan kerja juga dihentikan sementara.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik mengatakan gedung DPRD DKI akan ditutup hingga dua pekan ke depan. Hal tersebut diungkapkan Taufik saat ditanyai soal kegiatan menyerap aspirasi warga.

"Tutup selama 14 hari ke depan. Karena ada yang terpapar lagi," Taufik.

Sebelumnya Pras mengatakan ada penambahan anggota DPRD DKI dan pegawai penyedia jasa lainnya (PJLP) yang terpapar virus Corona. Namun, Prasetio tak menjelaskan secara rinci jumlah penambahan tersebut ada berapa.

"Ada anggota dan PJLP di dua fraksi kembali terpapar. Ini yang harus kita antisipasi sejak dini," ujar Prasetio melalui keterangan tertulis hari ini.

Dengan adanya anggota dewan dan PJLP yang terkena Corona, Pras meminta seluruh fraksi melakukan tes swab. Dia mengatakan tes swab tak hanya diwajibkan untuk anggota dewan, tapi juga untuk semua staf yang bekerja di setiap fraksi.

(aud/aud)