PDIP DKI Nilai Pengadaan Toa Peringatan Dini Banjir Program Asal-asalan

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 13:11 WIB
Gembong Warsono
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta kepada jajarannya untuk menyetop pengadaan Toa peringatan dini banjir. Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menilai pengadaan Toa peringatan dini banjir itu sebagai program asal-asalan.

"Program jadul, program asal-asalan," ujar Gembong saat dihubungi, Senin (10/8/2020).

Gembong mengatakan apabila program pengadaan Toa saat pandemi tetap dilakukan, Pemprov DKI terlihat tidak memiliki skala prioritas. Selain itu, dari segi anggaran, pengadaan Toa tersebut hanya akan menyebabkan pemborosan.

"Dari sisi manfaat juga tidak terlalu signifikan, justru kalau di saat pandemi ini program pengadaan Toa tetap dilaksanakan, menunjukkan tidak adanya skala prioritas, dan yang terjadi hanya sekedar menghabiskan anggaran, alias pemborosan yang tak bermanfaat. Dari sisi mata anggaran saja sudah menggambarkan bahwa Pemprov DKI tidak visioner," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2