Ketua DPRD DKI: Anggota Dewan Positif Corona Bertambah

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 18:08 WIB
Gedung DPRD DKI Jakarta Disemprot Disinfektan
Gedung DPRD DKI Jakarta Disemprot Disinfektan (Ilman Nafi'an/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi mengatakan ada penambahan anggota DPRD DKI dan pegawai penyedia jasa lainnya (PJLP) yang terpapar virus Corona. Namun, Prasetio tak menjelaskan secara rinci jumlah penambahan tersebut ada berapa.

"Ada anggota dan PJLP di dua fraksi kembali terpapar. Ini yang harus kita antisipasi sejak dini," ujar Prasetio melalui keterangan tertulis, Senin (10/8/2020).

Dengan adanya anggota dewan dan PJLP yang terkena Corona, pria yang akrab disapa Pras itu meminta seluruh fraksi melakukan swab test. Dia mengatakan swab test itu tidak hanya untuk anggota dewan, tapi juga untuk semua staf yang bekerja di setiap fraksi.

"Mulai hari ini, sampai sepekan ke depan saya mewajibkan seluruh fraksi tanpa terkecuali menjalani swab test, termasuk tenaga ahli dan PJLP di masing-masing lantai fraksi," ucapnya.

Lebih lanjut, Pras menyatakan pihaknya juga telah memutuskan membatasi aktivitas di Gedung DPRD DKI. Menurutnya, kegiatan di Gedung DPRD DKI hanya dilakukan untuk kegiatan prioritas seperti persiapan pembahasan draf usulan Perubahan APBD tahun anggaran 2020 dari Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau untuk pembahasan APBD Perubahan tetap akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Dalam rapat pembahasan ini juga akan diawasi, yang tidak berkepentingan dilarang masuk ruangan," katanya.

Seperti diketahui, gedung DPRD DKI telah ditutup selama 12 hari terhitung sejak 28 Juli hingga 9 Agustus. Ditutupnya gedung DPRD DKI karena ada dua anggotanya yang terkena Corona, yakni dari Fraksi PKS dan PAN serta beberapa staf PJLP.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Dany Anwar dikabarkan meninggal dunia akibat terkena virus Corona (COVID-19). Kabar soal Dany Anwar ini disampaikan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi.

Pria yang akrab disapa Pras itu mengatakan Dany juga memiliki penyakit bawaan, seperti diabetes atau gula. "Bukan isu, tapi dinyatakan meninggal karena COVID. Dia juga ada penyakit yang membawai di badannya, ada gulanya, mungkin ada jantung, nah saya juga turut berduka terhadap sahabat dan teman saya (Dany Anwar), salah satu fraksi di PKS," ujar Pras di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (3/8).

(aik/aik)