Daftar Kritik Keras Fahri dan Fadli yang Bakal Dapat Penghargaan oleh Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 18:02 WIB
Fahri Hamzah dan Fadli Zon kunjungi Ahmad Dhani di Rutan Cipinang (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Fahri Hamzah dan Fadli Zon mengunjungi Ahmad Dhani di Rutan Cipinang. (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Fahri Hamzah dan Fadli Zon diganjar bintang jasa oleh Presiden Jokowi dalam rangka HUT ke-75 RI. Padahal selama ini, duet Fahri dan Fadli dikenal kerap melontarkan kritik keras kepada Jokowi.

Sebagaimana diketahui, ketika masih menjadi pimpinan DPR, Fahri Hamzah dan Fadli Zon menjadi oposisi bagi pemerintahan Jokowi. Pada periode DPR 2014-2019, Fahri masih bergabung dengan PKS dan partai tempat bernaung Fadli Zon, Gerindra, masih jadi oposisi.

Fahri dan Fadli saat itu getol sekali mengkritik pemerintahan Jokowi. Seolah-olah tiada hari tanpa mengkritik Jokowi.

Jokowi pun sempat disebut merindukan kritik Fahri. Hal tersebut terungkap dari penuturan Sekjen Partai Gelora Mahfudz Siddiq ketika Fahri bersama rombongan Partai Gelora berkunjung ke Istana pada Senin (20/7).

Namun, siapa sangka, meskipun kerap mendapat kritik pedas dari duet Fahri dan Fadli, Jokowi kini justru menghadiahi keduanya dengan bintang jasa. Menko Polhukam Mahfud Md melalui akun Twitter-nya menyebut Fadli dan Fahri akan mendapat penghargaan itu pada momen peringatan kemerdekaan RI 17 Agustus.

"Dalam rangka HUT Proklamasi RI ke-75, 2020, Presiden RI akan memberikan bintang tanda jasa kepada beberapa tokoh dalam berbagai bidang. Fahri Hamzah @Fahrihamzah dan Fadli Zon @fadlizon akan mendapat Bintang Mahaputera Nararya. Teruslah berjuang untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara," kata Mahfud lewat akun @mohmahfudmd, Senin (10/8/2020).

Berikut ini daftar kritik pedas Fahri Hamzah dan Fadli Zon kepada Jokowi yang justru berbuah bintang jasa.

Kritikan Fahri ke Jokowi

1. Masalah Istilah Bilateral

Penggunaan istilah 'bilateral' yang dipakai Presiden Jokowi saat bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino pada 2019 dikritik Fahri Hamzah. Eks pimpinan DPR ini menyebut bilateral dipakai untuk konteks pertemuan dua negara.

"Setahu saya istilah bilateral itu hanya untuk negara. FIFA bukan negara kan? Wallahualam," kata Fahri lewat Twitter, Minggu, 3 November 2019.


Selain Fahri, warganet turut mengkritik istilah bilateral yang digunakan Jokowi. Mereka menyoroti posting-an Jokowi lewat kolom komentar.

Pertemuan Jokowi dengan Gianni digelar di sela-sela KTT ASEAN yang digelar di Bangkok, Thailand. Jokowi membahas penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3