Riwayat Hubungan Prabowo dan PA 212

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 08:03 WIB
Bakal capres Prabowo Subianto telah menandatangani pakta integritas yang dibuat Ijtimak Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018).. Usai penandatanganan, Prabowo dan para ulama bergandengan tangan bersama.
Prabowo Subianto saat menghadiri Ijtimak Ulama II pada Minggu (16/9/2018) (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Dukungan Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk Ketum Gerindra Prabowo Subianto kini telah usai. Bahkan PA 212 kini terang-terangan menyatakan nasib politik Prabowo di 2020 sudah selesai. Padahal hubungan Prabowo dan PA 212 pernah begitu mesra saat menjelang Pilpres 2019. Begini riwayat hubungan Prabowo dan PA 212.

Hubungan mesra Prabowo dengan PA 212 bermula saat Ijtimak Ulama Jilid I-IV digelar pada 27 Juli hingga 5 Agustus 2019. Ijtimak Ulama diinisiasi oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama, Front Pembela Islam, dan PA 212.

Dalam Ijtimak Ulama I, Komisi Bidang Politik merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai capres 2019 pada 29 Juli 2018. Saat itu Prabowo direkomendasikan untuk berpasangan dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad.

Namun pada akhirnya Prabowo justru berpasangan dengan Sandiaga Uno. Ijtimak Ulama pun tetap mendukung pasangan ini.

Selanjutnya, dalam Ijtimak Ulama II, Prabowo meneken pakta integritas yang disodorkan oleh GNPF Ulama di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). Ada 17 poin yang disodorkan, salah satunya tentang usaha memulangkan Habib Rizieq Syihab dari Arab Saudi.

Pilpres 2019 digelar pada 17 April 2019. Kemenangan ternyata belum berpihak pada Prabowo-Sandiaga. Mereka kalah oleh pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin berdasarkan situng KPU.

PA 212 tetap membela melalui Ijtimak Ulama III yang digelar pada 1 Mei 2019. Ijtimak Ulama II menyimpulkan bahwa Pilpres 2019 diwarnai kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif. Ijtimak mendesak Bawaslu-KPU untuk mendiskualifikasi paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dari Pilpres 2019. Namun Jokowi-Ma'ruf tetap dinyatakan menang oleh KPU.

Tonton video 'Jadi Ketum Gerindra Lagi, Prabowo Maju Pilpres 2024?':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2