MK Sudah 'Tutup Buku', Habib Rizieq Masih Bicara Soal Kecurangan Pilpres

Tim detikcom - detikNews
Senin, 05 Agu 2019 11:44 WIB
Habib Rizieq (Hary Lukita Wardani/detikcom)
Habib Rizieq (Hary Lukita Wardani/detikcom)
Jakarta - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab kembali berbicara terkait kecurangan dalam Pilpres 2019, yang rangkaian tahapannya sudah selesai setelah KPU menetapkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Habib Rizieq mengatakan pilpres kali ini dilakukan dengan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan brutal.

Hal itu dikatakannya saat membuka acara Ijtimak Ulama IV di Sentul, Bogor, Senin (5/8/2019). Rizieq mengatakan hal itu melalui rekaman suara yang ditayangkan secara langsung di akun YouTube Front TV. Rizieq mengatakan pilpres seharusnya dimenangi oleh umat, tapi dirampas oleh kecurangan.

"Ijtimak ulama juga meyakini bahwa sebenarnya umat Islam telah memenangkan Pilpres 2019. Yakin bahwa umat Islam telah memenangkan Pilpres 2019. Sekali lagi, kita nyatakan yakin bahwa umat telah memenangkan Pilpres 2019. Tapi kemenangan umat tersebut dirampas secara zalim, dengan cara licik, dan curang yang sistematis, terstruktur, masif, dan brutal," ujar Rizieq dalam rekaman suara seperti dilihat di akun YouTube Front TV.

Habib Rizieq mengibaratkan kecurangan itu sebagai ujian bagi umat Islam. Dia pun meminta agar umat Islam tidak putus asa, dia juga mengimbau agar rakyat terus berjuang melawan kecurangan.

"Karena itu, jangan pernah putus asa dari rahmat Allah. Jangan pernah putus asa dari pertolongan Allah SWT. Itulah pesan Allah dalam Al-Quranul Karim, jangan sekali-kali engkau sekalian putus asa dari rahmat Allah SWT," katanya.

Menurutnya, kegagalan dalam pilpres kali ini akan diganti dengan kemenangan yang lainnya. Dia pun mencontohkan kegagalan ini sebagai sebuah jalan yang tertutup. Dari jalan tertutup ini nantinya, lanjut Rizieq, akan ada jalan lain menuju kemenangan.

"Jangan khawatir, Allah akan buka baginya aneka ragam jalan untuk menuju kemenangan, satu jalan gagal, jalan lain akan Allah berikan. Satu jalan tertutup, jalan lain akan Allah buka. Satu jalan tidak berhasil, jalan jalan lain Allah siapkan untuk kesuksesannya. Yakinlah akan janji Allah tersebut," jelasnya.

Dia pun meminta agar Ijtimak Ulama IV ini membahas bentuk-bentuk kezaliman, ketidakadilan, dan pelanggaran HAM yang terjadi sebelum Pilpres hingga sesudah Pilpres 2019. Dia juga mengingatkan agar hasil ijtimak ini dapat menyimpulkan perjuangan keadilan umat.

"Ingat, Ijtimak Ulama IV tidak memperjuangkan politik pragmatis kekuasaan atau politik identitas kedinastian, atau politik dagang sapi, apalagi politik dagang babi. Tapi ijtimak ulama memainkan syiasah syariah, yaitu politik syariat yang memperjuangkan nilai keadilan dan kemanusiaan," tegasnya.

Rizieq juga mengapresiasi kerja-kerja ulama dan tokoh yang tergabung dalam ijtimak ulama. Dia mengapresiasi karena ijtimak ulama berhasil mengusung pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2019.

"Ijtimak ulama pun telah berhasil mengusung pasangan capres-cawapres umat untuk pilpres 2019, sehingga disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat di berbagai daerah seantero nusantara. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah," tuturnya.

Terakhir. Rizieq juga meminta Ijtimak Ulama IV menjadi ajang evaluasi Ijtimak Ulama I hingga III. Dia berharap Ijtimak Ulama IV ini bisa menghasilkan keputusan yang baik untuk bangsa dan umat.



Seperti diketahui, rangkaian tahapan Pilpres 2019 telah usai. KPU telah menetapkan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024, usai putusan Mahkamah Konstitusi atas gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pilpres oleh pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dalam gugatan Prabowo-Sandi, mereka menuding pasangan Jokowi-Ma'ruf melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif. Namun, dalam putusan MK, tudingan itu terbantahkan karena tidak memiliki bukti yang cukup dan kuat, sehingga penetapan Jokowi-Ma'ruf sebagai presiden dan wakil presiden terpilih, sah secara hukum menurut MK.


Simak Video 'Rizieq Syihab Akan Buka Ijtimak Ulama 4 Via Video'

[Gambas:Video 20detik]

MK Sudah 'Tutup Buku', Habib Rizieq Masih Bicara Soal Kecurangan Pilpres
(zap/fjp)