Klaim Pengguna KRL Normal, Pemprov DKI Kurangi Bus Gratis di Stasiun Bogor

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 10:23 WIB
Syafrin Liputo
Foto: Syafrin Liputo (tengah) (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengurangi bus gratis yang selama ini melayani penumpang di beberapa stasiun di wilayah Jabodetabek setiap hari Senin. Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, lonjakan penumpang di KRL kini sudah tidak terjadi.

"Tentu dari hasil evaluasi kami terakhir untuk jumlah pengguna KRL cenderung normal, artinya bahwa dari jumlah yang sebelumnya begitu membludak, bahkan terakhir jumlah bus bantuan yang kita sampaikan ke sana ada beberapa yang tidak terpakai," ujar Syafrin usai acara peluncuran buku panduan bersepeda di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2020).

"Dengan pola itu artinya bahwa sekarang setelah kita buka masa transisi sekarang seluruhnya kembali kepada keseimbangan baru. Jadi ada yang memang ternyata tidak perlu melakukan kegiatan tidak kembali berkegiatan dan itu yang menyebabkan sekarang kepadatan di KRL dapat diatasi secara baik," imbuhnya.

Syafrin mengatakan, dengan kondisi seperti itu, Pemprov DKI akan mengurangi jumlah bus gratis. Jumlahnya kini hanya akan ada 30 armada saja.

"Bus bantuannya kita kurangi. Contohnya untuk di stasiun Bogor itu pada 3 minggu lalu kami masih kirim 75 bahkan. Tetapi kemudian banyak yang tidak digunakan, diturunkan 50 dan besok tinggal 30. Artinya pola itu yang kita jalankan," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan bus berbayar yang dikelola oleh JR Connextion. Lokasi bus ini berada di depan Botani Square.

"JR Connextion, contoh dari Bogor itu ada yang berangkat dari mal Botani Square, ada bus Damri yang berangkat dari Botani Square itu mereka tetap dikenakan biaya," katanya.

Tonton video 'Wajib Gunakan Baju Lengan Panjang di KRL, Penumpang Sudah Tahu?':

[Gambas:Video 20detik]