Round-Up

4 Hal yang Perlu Diketahui soal Sikap Sempurna Saat 17 Agustus

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 06:12 WIB
Sejumlah siswa SMP di Pulau Simeulue, Aceh, berbaris rapi dengan posisi sikap sempurna. Mereka mengikuti latihan baris berbaris yang diberikan oleh anggota TNI.
Foto: Ilustrasi sikap sempurna (Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Warga diminta untuk berdiri mengambil sikap sempurna selama 3 menit pada peringatan 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus pukul 10.17 WIB. Ada 4 hal yang perlu diketahui terkait sikap sempurna ini.

Sebagaimana diketahui, Istana Kepresidenan mengajak pemerintah daerah untuk membunyikan sirene di tiap wilayahnya saat peringatan kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2020 pukul 10.17 WIB. Warga diminta menghormati bendera.

"Pukul 10.17 WIB, sirene di seluruh Tanah Air berbunyi, mari kita semuanya bersikap sempurna, menghormati bendera yang kita cintai yang akan dikibarkan pada tanggal 17 Agustus," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam konferensi pers peringatan HUT ke-75 RI yang disiarkan saluran YouTube Setpres, Kamis (6/8/2020).

Dalam praktiknya, ada hal-hal teknis terkait sikap sempurna 17 Agustus. Berikut ini 4 hal yang harus diperhatikan:

1. Pemda Menyediakan Infrastruktur

Heru menjelaskan agar sirene serentak berbunyi di seluruh Tanah Air, pemda bisa memberdayakan infrastruktur di wilayah masing-masing. Misalnya, pemda dapat mengerahkan mobil dinas pemadam kebakaran, mobil dinas perhubungan, dan mobil satuan kerja daerah lainnya di titik-titik strategis.

"Disiapkan di semua titik-titik strategis, di pasar, di perempatan jalan. Sehingga pada pukul 10.17 WIB, mereka bisa mendengarkan sirene yang disiapkan pemerintah daerah. Mengacunya bagaimana? Pukul 10.17 saat bendera itu dikibarkan," ungkap Heru.

2. Warga Diminta Bersiap-siap

Saat waktu menunjukkan pukul 10.04 WIB, masyarakat di seluruh Tanah Air diimbau untuk sudah bersiap-siap melakukan sikap sempurna seiring akan dibacakannya teks proklamasi di Istana Kepresidenan. Untuk berdiri tegak dan sikap sempurna, seluruh masyarakat di berbagai daerah diimbau untuk menyesuaikan waktu sesuai zona wilayah masing-masing agar dapat serentak memperingati kemerdekaan RI.

"Misalnya beda waktu dua jam di timur berarti 12.17 WIT mereka harus mengikuti itu. Bagaimana dengan mereka yang di luar negeri? Kami sudah koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, jika itu memungkinkan, waktunya hanya beda tiga, empat, lima jam, wajib untuk mengikuti. Tentunya kalau waktunya beda 10 jam, di luar negeri malam hari, tentunya tidak bisa," ucap Heru.

Tonton video 'Masyarakat Diminta Berdiri Tegak Pada 17 Agustus Pukul 10.17 WIB':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2