Sirene di Indonesia Akan Berbunyi pada 17 Agustus 2020 Pukul 10.17 WIB

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 14:29 WIB
Warga melintas di dekat bendera merah putih terpasang di kediaman Asim di Bayat, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (5/8/2020). Asim melanjutkan tradisi turun temurun yang telah dilakukan sejak tahun 1995 oleh keluarganya dengan memasang bendera merah putih sebanyak usia negara Indonesia di rumahnya untuk memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan tahun ini ia memasang sebanyak 75 bendera merah putih sebagai edukasi kepada generasi muda agar tetap mencintai NKRI. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.
Ilustrasi bendera merah-putih dipasang jelang HUT RI. (Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Jakarta -

Istana Kepresidenan mengajak pemerintah daerah untuk membunyikan sirene di tiap wilayahnya saat peringatan kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2020 pukul 10.17 WIB. Masyarakat juga diminta berdiri tegak dan mengambil sikap sempurna.

"Pukul 10.17 WIB, sirene di seluruh Tanah Air berbunyi, mari kita semuanya bersikap sempurna, menghormati bendera yang kita cintai yang akan dikibarkan pada tanggal 17 Agustus," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam konferensi pers peringatan HUT ke-75 RI yang disiarkan saluran YouTube Setpres, Kamis (6/8/2020).

Heru menjelaskan agar sirene serentak berbunyi di seluruh Tanah Air, pemda bisa memberdayakan infrastruktur di wilayah masing-masing. Misalnya, pemda dapat mengerahkan mobil dinas pemadam kebakaran, mobil dinas perhubungan, dan mobil satuan kerja daerah lainnya di titik-titik strategis.

"Disiapkan di semua titik-titik strategis, di pasar, di perempatan jalan. Sehingga pada pukul 10.17 WIB, mereka bisa mendengarkan sirene yang disiapkan pemerintah daerah. Mengacunya bagaimana? Pukul 10.17 saat bendera itu dikibarkan," ujar Heru.

Saat waktu menunjukkan pukul 10.04 WIB, masyarakat di seluruh Tanah Air diimbau untuk sudah bersiap-siap melakukan sikap sempurna seiring akan dibacakannya teks proklamasi di Istana Kepresidenan. Untuk berdiri tegak dan sikap sempurna, seluruh masyarakat di berbagai daerah diimbau untuk menyesuaikan waktu sesuai zona wilayah masing-masing agar dapat serentak memperingati kemerdekaan RI.

"Misalnya beda waktu dua jam di timur berarti 12.17 WIT mereka harus mengikuti itu. Bagaimana dengan mereka yang di luar negeri? Kami sudah koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, jika itu memungkinkan, waktunya hanya beda tiga, empat, lima jam, wajib untuk mengikuti. Tentunya kalau waktunya beda 10 jam, di luar negeri malam hari, tentunya tidak bisa," ucap Heru.

Tonton video 'Masyarakat Diminta Berdiri Tegak Pada 17 Agustus Pukul 10.17 WIB':

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/imk)