DKI Anggarkan Rp 781 M untuk Pembebasan Lahan Program Antibanjir

M Ilman Nafi'an - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 21:12 WIB
Sempat mangkrak cukup lama, pengerjaan Waduk Kampung Rambutan kembali dilakukan. Proyek tersebut ditargetkan selesai akhir tahun 2019.
Penampakan waduk Kampung Rambutan pada akhir 2019. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah membangun waduk hingga revitalisasi kali sebagai program penanggulangan banjir. Pemprov DKI menganggarkan dana Rp 781 miliar.

Pertama, Pemprov DKI menyediakan dana Rp 229 miliar untuk membangun waduk di lima wilayah. Waduk tersebut rencananya dibangun di Kampung Rambutan, Cimanggis, Pondok Rangon, Brigif, dan Lebak Bulus.

"Untuk tahun 2020 ini rencana kita akan melanjutkan pembebasan waduk atau situ embung yang selama ini sudah kita bebaskan, tinggal ada beberapa bidang yang belum, yaitu untuk akses masuk, salah satunya ada lima wilayah di sini," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Juaini dalam rapat pimpinan yang disiarkan di kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Selain itu, lanjut Juaini, Pemprov DKI membutuhkan dana Rp 552 miliar untuk pembebasan lahan di beberapa kali. Total, ada 5 kali yakni Kali Ciliwung, Kali Sunter, Kali Pesanggrahan, Kali Angke, dan Kali Jatikramat.

Dia mengatakan pembebasan lahan tersebut jadi prioritas Pemprov DKI hingga 2022 nanti.

"Untuk pembebasan (lahan) kali-kali melanjutkan dari yang belum kita bebaskan yaitu ada 5 kali yang utama yang akan kita bebaskan, yaitu kali Ciliwung, Kali Sunter, Kali Pesanggrahan, kali Angke, dan Kali Jatikramat, totalnya ada Rp 552 miliar," ucapnya.

Total, anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan pembangunan waduk dan kali sebesar Rp 781 miliar. "Jadi untuk total pengadaan lahan di tahun 2020 ini Rp 781 miliar," katanya.

(jbr/jbr)