Mengenal Hakim Agung Surya Jaya dkk, Sekali Ketok Bikin Balik Duit Rp 548 M

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 15:54 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Foto: Ilustrasi palu hakim (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Hakim agung Prof Surya Jaya mengetok keras palunya dengan menjatuhkan 15 tahun penjara kepada Andy Winarto. Bersama anggota majelis LL Hutagalung dan Agus Yunianto, Andy dinyatakan terbukti membobol sebuah bank BUMD.

Andy sebelumnya melenggang bebas usai dilepaskan Pengadilan Tinggi (PT) Bandung. Namun di tingkat kasasi, semua menjadi berubah.

Surya Jaya dkk menyatakan Andy terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) UU Tipikor. Majelis menjatuhkan pidana pokok 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

"Selain itu terdakwa dibebani juga untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 548.259.832.594, subsidair 15 tahun penjara," kata juru bicara MA, Andi Samsan Nganro.

Uang Pengganti adalah uang yang wajib dikembalikan ke negara. Uang itu adalah sejumlah uang yang dikorupsi terdakwa. Bila Andy tidak mengembalikan uang sebesar Rp 548 miliar, maka total hukuman yang harus dijalani menjadi 30 tahun penjara.

"Terdakwa dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dari rangkaian perbuatannya yang mengajukan pinjaman ke bank dengan memberi agunan bodong (ternyata agunannya sudah dijadikan agunan ke Bank lain). Atas perbuatan terdakwa tersebut merugikan keuangan negara sebasar kurang lebih Rp 1 (satu) triliun," beber Andi.

Siapakah trio hakim agung itu? Surya Jaya merupakan hakim agung dari kamar (chamber) pidana yang paling senior. Ia didapuk menjadi hakim agung sejak 2010 silam.

Palunya sudah mendera berkali-kali ribuan terdakwa/terpidana. Surya Jaya yang menolak Peninjauan Kembali (PK) Adrian Waworuntu sehingga Adrian dihukum penjara seumur hidup di kasus pembobolan BNI.

Di kasus narkoba, Surya mengadili empat WN China, yaitu Yao Yin Fa, Chen Meisheng, Chen Yi, dan Chen Hui yang menyelundupkan sabu seberat 1,6 ton. Surya mengamini hukuman mati kepada 4 orang itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2