17.845 Warga Diundang Virtual Hadiri Upacara HUT RI di Istana

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 15:05 WIB
Petugas memperagakan simulasi pengibaran bendera untuk Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (12/7/2020). Simulasi pengibaran bendera dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut sebagai sosialisasi dan panduan bagi daerah dalam melaksanakan upacara kemerdekaan di tengah pandemi. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
Simulasi pengibaran bendera di halaman Istana Merdeka. (Sigid Kurniawan/Antara Foto)
Jakarta -

Upacara peringatan kemerdekaan ke-75 RI digelar secara terbatas di Istana tahun ini. Sebagai gantinya, pihak Istana Kepresidenan menyiapkan 17.845 undangan bagi masyarakat untuk menghadiri upacara secara virtual.

"Tahun lalu kami undang masyarakat hadir secara fisik. Tahun ini kami siapkan undangan 17.845 undangan. Undangan bisa diakses seluruh warga yang ingin menyaksikan langsung dari media elektronik," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam konferensi pers peringatan HUT Ke-75 RI yang disiarkan saluran YouTube Setpres, Kamis (6/8/2020).

Undangan disiapkan terbatas. Siapa cepat, dia yang dapat. Selain mengikuti upacara pengibaran bendera, masyarakat diundang menyaksikan upacara penurunan bendera pada 17 Agustus 2020 sore.

"Siapa cepat, tentu dia dapat. Ini terbatas dari seluruh video conference dari seluruh negeri ini di mana pun berada kami siapkan. Mereka bisa melihat bisa secara langsung mengikuti ini, jadi merasa juga hadir di Istana," ujar Heru.

Selain untuk masyarakat, Istana menyiapkan 3.800 undangan bagi pejabat untuk mengikuti upacara secara virtual. Istana akan memberikan kata sandi untuk diakses tamu undangan.

"Bagi pejabat-pejabat VVIP, kami undang khusus. Ada slot kurang-lebih 3.800 sekian. Kami undang menteri, gubernur, wali kota, bupati, dan itu semuanya mengikuti video conference," kata Heru.

Selanjutnya
Halaman
1 2