Selidiki Kasus Anji-Hadi Pranoto, Polisi Akan Panggil IDI dan Ahli Bahasa

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 12:19 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus
Foto: Farih/detikcom
Jakarta -

Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terkait laporan Muannas Alaidid atas musisi Anji dan Hadi Pranoto. Polisi berencana memanggil saksi ahli untuk menangani kasus klaim 'obat COVID-19' dalam akun YouTube dunia MANJI.

"Rencana kita akan memanggil ada dua saksi ahli," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di kantornya, Rabu (5/8/2020).

Yusri mengatakan saksi pertama adalah dari ahli bahasa. Menurutnya, saksi dari ahli bahasa ini akan diperiksa untuk mendalami wawancara yang dilakukan Anji kepada Hadi Pranoto dalam YouTube Anji.

"Pertama adalah saksi ahli bahasa, karena yang bersangkutan dipersangkakan di Pasal 28 juncto Pasal 45 UU ITE. Transkrip ini akan kita coba pelajari. Nanti akan memeriksa saksi ahli, dalam hal ini ahli bahasa, karena masuk unsur persangkaan penyebaran berita bohong atau hoax," ucap Yusri.

Kedua, kata Yusri, polisi juga akan memanggil dari pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Menurutnya, perwakilan dari IDI akan turut diperiksa untuk klarifikasi.

"Juga kita rencanakan akan memanggil saksi ahli dari IDI sendiri," katanya.

Menurut Yusri, hari ini para saksi ahli tersebut sudah dilayangkan undangan pemanggilan. Yusri menyebut, setelah pelapor dan saksi-saksi selesai dilakukan pemeriksaan, baru akan memanggil terlapor.

"Hari ini kita layangkan undangan. Mudah-mudahan bisa datang cepat, sehingga kita bisa menuntaskan," katanya.

Seperti diketahui, musisi Anji dan Hadi Pranoto resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait video soal klaim Hadi menemukan 'obat COVID-19'. Keduanya dilaporkan atas tuduhan menyebarkan berita bohong.

Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid. Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ. tertanggal 3 Agustus 2020.

Tonton juga 'Anji Akhirnya Minta Maaf Sudah Bikin Gaduh':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/dwia)