Jokowi Prioritaskan Turunkan Stunting di 10 Provinsi Ini

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 11:23 WIB
Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww.
Presiden Jokowi (Hafidz Mubarak A/Antara Foto)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin angka stunting turun menjadi 14 persen pada 2024. Jokowi memprioritaskan penurunan stunting di 10 provinsi di Indonesia.

"Kita fokus saja untuk menurunkan stunting di 10 provinsi yang prevalensi stunting yang tertinggi dan provinsi tersebut adalah NTT, Sulbar, NTB, Gorontalo, Aceh, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah," ujar Jokowi dalam pengantar rapat terbatas percepatan penurunan stunting yang disiarkan saluran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (5/8/2020).

Berdasarkan data yang disampaikan Jokowi, angka stunting di Indonesia sebesar 27,6 persen pada 2019, yang sebelumnya pada angka 37 persen (2013). Mengenai 10 provinsi prioritas, Jokowi ingin kepala daerah setempat konsentrasi pada penurunan stunting.

"Saya juga ingin minta para gubernur, nanti Mendagri juga bisa menyampaikan, bupati, wali kota, sampai ke kepala desa terutama untuk 10 provinsi tersebut agar betul-betul bisa konsentrasi dan fokus untuk penurunan stunting," ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi ingin sosialisasi pencegahan stunting ditingkatkan. Jokowi juga ingin penurunan stunting disambungkan dengan program perlindungan sosial pemerintah.

"Dalam rangka penurunan angka stunting, juga kita sambungkan dengan program perlindungan sosial kita, terutama PKH, kemudian pembagian BPNT, dan pembangunan infrastruktur dasar yang menjangkau keluarga-keluarga yang tidak mampu," kata Jokowi.

(dkp/fjp)