Laporan Mahasiswa soal Nadiem Makarim Jadi Prioritas Komnas HAM

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 11:09 WIB
Beka Ulung Hapsara
Beka Ulung Hapsara (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Komnas HAM akan segera mendalami aduan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang melaporkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim terkait dugaan pelanggaran HAM pada pembiayaan kuliah. Komnas HAM menyebut aduan ini akan segera diselesaikan karena menyangkut hak memperoleh pendidikan.

"Ini kami akan secepatnya untuk memproses kasus ini sehingga paling tidak pemerintah itu punya solusi yang lebih baik dan juga berpihak karena dalam situasi seperti ini tidak bisa dianggap sebagai situasi normal," ujar komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara kepada wartawan, Rabu (5/8/2020).

Beka menyebut negara harus bertanggung jawab memenuhi hak pendidikan, terlebih saat pandemi Corona. Beka menyebut penyelesaian kasus ini adalah prioritas Komnas HAM saat ini.

"Dengan pandemi ini, artinya tanggung jawab negara untuk pemenuhan hak pendidikan menjadi lebih berat dan harus lebih sigap juga. Iya (prioritas), ini pokoknya, ini kan karena dalam situasi pandemi, semua harus cepat," kata dia.

Lebih lanjut Beka mengatakan Komnas HAM akan segera meminta keterangan kepada pengadu. Dia menyebut Komnas HAM juga akan menerima jika ada pengaduan dari mahasiswa yang lain.

"Iya, tentu saja kami akan meminta keterangan lebih lanjut baik kepada pengadu maupun teradu. Pengadunya kan teman-teman mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Kalau memang masih ada lagi kawan mahasiswa yang lain tentu saja Komnas HAM membuka pengaduan. Artinya, bukan kawan-kawan Unnes saja, tapi kalau memang ada yang lain, tentu saja kami membuka layanan pengaduan itu," jelasnya.

Tonton juga 'Mahasiswa Adukan Menteri Nadiem ke Komnas HAM':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2