Viral Kakek di Bone Sulsel Salat Idul Adha Berseragam SMA, Begini Ceritanya

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 11:30 WIB
Tangkapan layar video viral Kakek Sakka salat Idul Adha menggunakan seragam SMA (dok. Istimewa).
Foto: Tangkapan layar video viral Kakek Sakka salat Idul Adha menggunakan seragam SMA (dok. Istimewa)
Bone -

Seorang kakek di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sakka, menjadi viral di media sosial setelah aksinya melaksanakan salat Idul Adha menggunakan seragam SMA. Begini cerita di baliknya.

Video Kakek Sakka salat Idul Adha menggunakan seragam SMA itu awalnya direkam oleh seseorang bernama Andi Salsa, saat dia bersama keluarga besarnya menunaikan salat Idul Adha di kampung halamannya, tepatnya di Palattae, Kecamatan Kahu, Bone, Sulsel, pada Jumat (31/7) lalu.

"Itu di kampung bapakku di Palattae," ucap Andi Salsa memulai ceritanya saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (4/8/2020).

Pada Idul Adha lalu, Andi bersama keluarganya memang sengaja pulang ke kampung halaman di Bone untuk merayakan Idul Adha. Namun saat akan melaksanakan salat Idul Adha, pandangan Andi tertuju ke Kakek Sakka, yang datang ke tempat salat menggunakan seragam SMA.

Oleh orang tuanya, Andi diberi tahu bahwa Kakek Sakka adalah warga kurang mampu di kampung tersebut. Jadi pakaian yang dipakainya terkadang pemberian orang lain, termasuk seragam SMA yang digunakan untuk salat.

"Nah mama aku bilang, bagus itu kalau diviralin, supaya apa, banyak yang donasi dan bisa jadi pelajaran," kata Andi.

Andi kemudian merekam aksi Kakek Sakka melaksanakan salat Idul Adha menggunakan seragam SMA dan menyebarkannya di media sosial. Dalam video yang beredar, terekam sang kakek berseragam putih-abu-abu dilengkapi peci hitam bergabung dengan sejumlah jemaah lainnya untuk ikut salat Id.

Usai salat Id, Kakek Sakka kemudian bersilaturahmi ke rumah keluarga Andi di Bone. Kepada keluarga Andi, Kakek Sakka mengaku seragam SMA yang dipakainya pemberian orang lain.

"Kan dia ke rumah, dipanggil masuk makan dan kita ngobrol-ngobrol. Kita tanya bilang ambil bajunya di mana, dia bilang, katanya dikasih," ungkap Andi.

Dia menyebut Kakek Sakka saat ini tinggal dengan istri dan seorang saudara kandung yang buta. Seragam SMA itu dipakai Kakek Sakka karena masih cukup layak dan bersih.

"Mungkin begitu alasannya, masih bersih dan masih layak pakai. Tapi setelah pakai itu baju SMA, ada yang kasih baju batik," terang Andi.

(nvl/nvl)