Round-Up

Sorotan Anggota Dewan Kala Ganjil Genap Lagi di Ibu Kota

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 05:11 WIB
Lalu lintas Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, salah satu kawasan ganjil genap. (Jehan Nurhakim/detikcom)
Foto: Lalu lintas Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, salah satu kawasan ganjil genap. (Jehan Nurhakim/detikcom)
Jakarta -

Penerapan kembali sistem ganjil genap di Jakarta pada masa pandemi Corona (COVID-19) tak lepas dari sorotan anggota dewan. Gubernur DKI Anies Baswedan diingatkan agar tak mengulangi kesalahan saat membatasi transportasi umum pada Maret lalu.

Kebijakan ganjil genap untuk mobil pribadi di Jakarta ini mulai berlaku pada Senin (3/8/2020). Sedangkan penilangan baru akan dilakukan mulai Kamis (6/8).

Di tiga hari pertama penerapan ganjil genap, petugas akan memberikan teguran lisan. Namun mereka yang melanggar akan tetap diberhentikan.

"Untuk melaksanakan penindakan pelanggaran tersebut, maka kami sampaikan bahwa selama 3 hari ini kami akan melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu, artinya Senin, Selasa, Rabu, kita belum akan melakukan penindakan dengan tilang, baik secara manual maupun secara e-TLE," kata Sambodo kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (2/8).

Sementara itu, Kadishub DKI Syafrin Liputo mengatakan volume lalu lintas di Jakarta meningkat selama PSBB transisi. Sistem ganjil genap ini pun diterapkan sebagai bentuk emergency brake atau rem darurat saat PSBB Transisi.

"Dengan kondisi ini terlihat bahwa upaya Pemprov DKI Jakarta untuk tetap menjaga agar tidak terjadi kepadatan di perkantoran ataupun di pusat pusat kegiatan itu seolah olah belum efektif berjalan," kata Syafrin, Minggu (2/8).

Tonton video 'Pertimbangan Pemprov DKI Kembali Terapkan Ganjil-Genap':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5