Gage Berlaku Lagi Saat Pandemi, Pemprov DKI Klaim Ada Penurunan Lalin

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 20:14 WIB
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo
Syafrin Liputo (Tangkapan layar YouTube BNPB)
Jakarta -

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo mengklaim terjadi penurunan jumlah mobilitas kendaraan di hari pertama diberlakukan aturan ganjil genap atau gage di tengah pandemi Corona. Meski demikian, Syafrin tidak menjelaskan secara perinci berapa jumlahnya.

"Iya ada (penurunan). Cuma angkanya sedang dihitung. Secara hitungan sedang dihitung. Tapi tadi saya keliling dari timur lalu ke selatan, itu terlihat volume lalin cukup lancar," ujar Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/8/2020).

Sementara itu, jumlah penumpang, khususnya di TransJakarta, disebut tidak mengalami peningkatan yang signifikan di hari pertama kebijakan gage. Menurut Syafrin, berdasarkan data yang ada, jumlah penumpang TransJakarta pukul 05.00-09.00 WIB berjumlah 91.450 orang. Sementara pada jam yang sama di hari Senin pekan lalu berjumlah 91.300 orang.

"Pantauan cenderung di angkutan umum tidak ada kenaikan yang signifikan. Karena, berdasarkan data yang kami dapatkan pada pagi hari, Senin lalu jumlah penumpang TransJakarta dari jam 5 pagi sampai jam 9 itu 91.300. Nah, hari ini di periode yang sama angkanya 91.450 sekian, artinya angkanya naik sedikit walaupun kami sudah menyiapkan antisipasi dengan penyediaan tambahan 25 persen jumlah bus yang sebelumnya beroperasi di 10 koridor TransJakarta. Artinya, jumlah bus memadai," katanya.

Untuk diketahui, kebijakan gage untuk mobil pribadi di Jakarta berlaku mulai hari ini. Sosialisasi berlangsung pada 3-5 Agustus 2020 dan tilang baru berlaku mulai 6 Agustus 2020.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya hanya akan memberlakukan teguran lisan di 3 hari pertama. Namun polisi masih tetap memberhentikan mereka yang melanggar.

"Untuk melaksanakan penindakan pelanggaran tersebut, maka kami sampaikan bahwa selama 3 hari ini kami akan melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu, artinya Senin, Selasa, Rabu, kita belum akan melakukan penindakan dengan tilang, baik secara manual maupun secara e-TLE," kata Sambodo kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (2/8).

Tonton video 'Pertimbangan Pemprov DKI Kembali Terapkan Ganjil-Genap':

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/gbr)