Setelah 18 Tahun Dibui, Etty Toyib Nikmati Mobil - Hotel Mewah

Sudrajat, Deden Gunawan - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 18:41 WIB
Etty Toyib, pekerja migran yang terbebas dari hukuman mati di Arab Saudi
Ibu Engkoy, Etty Toyib, dan Didin menerima video call dari Dubes RI di Arab Saudi Agus Maftuh, Jumat (31/7/2020) (Foto: Yulius Dimas Wisnu AW / 20detik)
Jakarta -

Etty Rohaeti bin Toyib Anwar sama sekali tak mengira bakal mendapat perlakuan serba terhormat dari pemerintah. Saat tiba di Bandara Soekarno - Hatta pada 6 Juli lalu, ia disambut Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah dan Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid.

Saat menjalani isolasi mandiri di Wisma Atlet hingga perawatan karena infeksi virus corona, Etty juga merasa mendapat perlakuan istimewa. Mulai kamar yang cuma ditempati dirinya, hingga menu-menu makanan yang dihidangkan serba bergizi. Ketika dinyatakan pulih dari COVID-19, Etty pindah dari Wisma Atlet ke Hotel Aryaduta di kawasan Tugu Tani.

"Serasa mimpi, 18 tahun tinggal dibui terus tidur di hotel berbintang. Semua sudah kehendak Illahi," kata Etty. Sanak keluarga, kerabat, dan para tetangga yang menyimak cerita Etty Toyib berdecak kagum.

Sebagian dari mereka tak meragukan cerita Etty karena umumnya pernah melihatnya langsung di televisi. Kepulangan Etty setelah 20 tahun di Arab Saudi dengan menumpang Toyota Alphard mempertegas keisitmewaan tersebut. Apalagi ada 11 mobil lainnya dengan lampu kerlap-kerlip turut mengiringi hingga di halaman Kantor Desa Cidadap.

Sebagian fasilitas serba wah yang pernah diterimanya diceritakan kembali ketika Dubes RI di Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menghubungi melalui video call. Rupanya sang dubes punya tempat tersendiri bagi Etty Toyib dan kakaknya, Engkoy, serta putra tunggalnya Didin Rosidin. Mereka terlibat percakapan hangat, tanpa jarak. Saling memuji, saling berterima kasih, juga saling meledek. Tak seperti sedang berbincang dengan diplomat yang punya hubungan istimewa dengan para petinggi kerajaan Arab Saudi.

Etty antara lain dengan bangga mengungkapkan bila dirinya sempat menginap Aryaduta. "Wow, itu hotel berbintang bu Etty," timpal Agus.

"Bapak pernah menginap di situ?," tanya Etty. Agus tertawa. Sebagai duta besar, kata dia, uang dinasnya bila kembali ke Jakarta tak cukup untuk menginap di hotel bintang lima. "Saya di hotel yang murah-murah saja." Keduanya lantas tertawa. Juga Engkoy dan Didin, serta tetamu yang masih bertahan di ruang tamu Etty.

Percakapan tak berlangsung mulus. Posisi rumah yang berada di lereng gunung membuat sinyal telepon timbul-tenggelam. Sebelum sinyal benar-benar menghilang, Etty Toyib menutup perbincangan dengan kembali mengucapkan terima kasih.

"Rasa terima kasih saya dan keluarga untuk Pak Agus dan semua petugas di Saudi sungguh tak terhingga, seperti bintang-bintang di langit," ujarnya.

Tonton video 'Lepas Jeratan Hukuman Mati, Etty Toyib: Jangan Fitnah Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



(jat/jat)