Penyelundupan Ganja 160 Kg Dibungkus Lembar LKS Digagalkan di Bogor

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 15:49 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dalam rilis pengungkapan kasus ganja 160 kg yang dibungkus lembar LKS (dok. Istimewa)
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dalam rilis pengungkapan kasus ganja 160 kg yang dibungkus lembar LKS. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) menyita paket ganja seberat 160 kilogram (kg). Paket ganja tersebut coba diselundupkan dengan modus dibungkus buku lembar kerja siswa (LKS).

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan pengungkapan berawal dari penangkapan dua tersangka, yakni Heru Saleh alias Bejo dan Novan alias Kentang. Keduanya diringkus di depan Puskesmas Belong, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, pada Selasa (14/7/2020) lalu.

"Keduanya menginformasikan akan ada pengiriman ganja yang berasal dari Aceh melalui pengiriman jasa atau kargo ke TKP di Bogor Tengah, Kota Bogor. Dilakukan pengejaran dan di sana kami mendapatkan 70 bungkus ganja dengan berat 70 kg dibungkus pakai buku LKS," ujar Nana di Mapolres Jaksel, Jakarta, Senin (3/8/2020).

Nana mengatakan pelaku membungkus paket ganja dengan buku LKS sebagai upaya mengelabui masyarakat sehingga masyarakat menganggap paket yang dikirim adalah buku-buku pelajaran sekolah.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dalam rilis pengungkapan kasus ganja 160 kg yang dibungkus lembar LKS (dok. Istimewa)Tersangka terkait kasus ganja 160 kg yang dibungkus lembar LKS. (Foto: Istimewa)

"Jadi hampir seolah-olah ini masyarakat menganggap itu buku pelajaran jadi modusnya seperti itu ya. Membungkus ganja dengan lakban cokelat dan dilapisi buku serta mengirim ganja melalui kargo," imbuhnya.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dari kedua tersangka tersebut. Pada hari Rabu (15/7), polisi kemudian menggeledah rumah tersangka Novan alias Kentang yang berlokasi di Jalan Lebak Pasar, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor.

"Di sana kita dapatkan 10 gram sabu-sabu yang dimasukkan dalam bungkus rokok," sebut Nana.

Kemudian, pada Jumat (17/7), polisi kembali mendapatkan informasi rencana pengiriman paket ganja dengan alamat serupa di depan Puskesmas Belong. Polisi kemudian menggerebek dan mengamankan 90 kg paket ganja.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dalam rilis pengungkapan kasus ganja 160 kg yang dibungkus lembar LKS (dok. Istimewa)Paket ganja 160 kg dibungkus lembar LKS untuk mengelabui petugas dan warga. (Foto: Istimewa)

"Kita mengamankan 5 kardus yang memang dialamatkan pada TKP tersebut dengan barang bukti jenis yang sama sebanyak 90 bungkus dengan berat 90 kg. Itu juga dibungkus dengan buku LKS seolah-olah ganja ini ya sebagai kamuflase ya. Mereka seolah-olah bawa buku pelajaran," ungkap Nana.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Sub-Pasal 112 ayat 2 Sub-Pasal 111 ayat (2) juncto Pasal 132 UU 35/2009 tentang Narkotika. Keduanya terancam hukuman paling lama 20 tahun penjara.

(jbr/jbr)