Edo Prank Sampah Baru 2 Bulan Jadi YouTuber, Keluarga Harap Dilepas Polisi

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 13:08 WIB
Video prank YouTuber prank memberi daging kurban yang ternyata berisi sampah (YouTube Edo putra Official)
Video prank YouTuber prank memberi daging kurban yang ternyata berisi sampah. (YouTube Edo putra Official)
Palembang -

Keluarga berharap YouTuber Edo Putra, yang ditetapkan menjadi tersangka usai membuat video prank daging kurban berisi sampah, dilepas. Menurut keluarga, kasus ini menjadi pelajaran bagi Edo.

"Minta solusi yang terbaik, mana yang bisa, termasuk jadi pelajaran untuk dia ke depan. Bagaimana solusi dari pihak yang berwenang. Inginnya sih dia ini lepaskan," kata paman Edo, Makmun, Senin (3/8/2020).

Dia mengaku kurang memahami persoalan isi konten YouTube keponakannya. Menurutnya, keponakannya baru sekitar 2 bulan menjadi YouTuber.

"Pernah cerita namun kita nggak paham masalah itu," ucapnya.

Sebelumnya, Edo Putra dan rekannya diamankan polisi terkait video prank daging kurban ternyata berisi sampah. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka.

"Sudah ditetapkan tersangka, yang bersangkutan sudah kami tahan," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Anom Setyadji di Palembang.

Anom mengatakan Edo dan rekannya dijerat Pasal 14 KUHP tentang membuat berita bohong dan keonaran di tengah masyarakat. Keduanya terancam penjara maksimal 10 tahun.

"Kemudian UU ITE Pasal 27 ayat 1. Konten itu diduga melanggar kesusilaan," ujarnya.

Menurutnya, Edo sengaja membuat konten tersebut agar subscriber-nya bertambah. Video itu adalah setting-an. Korban dalam video itu adalah ibu Edo.

"Iya kami sudah bilang dalam pembuatan konten itu antara salah satu tersangka dengan beberapa orang yang terlibat di situ itu adalah orang tua kandungnya, ibu angkatnya. Sudah kami periksa yang bersangkutan. Intinya, setting-an," kata Anom.

"Orang tua tersangka E," imbuhnya.

(haf/idh)