Temui Kades di Pamekasan, Mendes Minta Jangan Ada Warga yang Kelaparan

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 12:44 WIB
Mendes Abdul Halim
Foto: dok Kemendes
Jakarta -

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bertemu dengan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Pada acara tersebut, Halim menggunakan baju adat khas Madura, Pesak yang didominasi dengan warna hitam dan merah.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengakui jika Kabupaten Pamekasan ini mengalami perkembangan yang cukup pesat, bahkan terdepan di Pulau Madura.

"Keberhasilan ini bukan hanya karena Bupati, tapi juga tidak lepas dari kinerja para Kepala Desa dan Lurah di Pamekasan. Terima kasih atas kinerja yang luar biasa," kata Halim dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8/2020).

Ia pun menjelaskan tujuan pembangunan desa kepada masyarakat agar bisa segera dipahami. Tujuan pertama yaitu desa tanpa kemiskinan, artinya desa-desa yang dipimpin harus tidak boleh ada kemiskinan. Jika masih ada, lanjutnya, maka harus dicari solusi terbaik agar angka kemiskinan berkurang hingga tidak ada.

"Kedua, desa tanpa kelaparan. Ini penting, jangan sampai ada warga desa yang tidak bisa makan atau hanya makan sehari sekali. Harus diupayakan semaksimal agar bisa makan tiga kali sehari," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur itu.

Ketiga, pendidikan yang berkualitas. Hal ini penting untuk menentukan keberhasilan pembangunan. Ia mengapresiasi program pendidikan yang dicanangkan oleh Pamekasan. Menurutnya, jika program ini secara intens dilakukan, maka pembangunan di Pamekasan akan lebih meningkat dan maju. Terakhir yaitu warga desa harus sehat dengan program yang jelas.

"Jika program ini berjalan, maka saya akan bersaksi di depan Allah SWT jika kades-kades ini miliki amal arah karena buat warga tidak miskin, tidak lapar, pintar dan sehat," ungkapnya.

Empat poin yang ia jelaskan ini termasuk dalam 17 tujuan pembangunan desa berkelanjutan yang dirumuskan oleh Kemendes PDTT. Adapun 17 tujuan pembangunan desa itu akan terus disempurnakan dan untuk memotret desa dengan kacamata SDGs. Alasannya, imbuhnya, selain sudah terukur dan sudah diakui, bicara desa tidak bisa dalam konteks keindonesiaan saja.

Berikut ini 17 tujuan pembangunan berkelanjutan desa yang dirumuskan Kemendes PDTT.

1. Desa tanpa kemiskinan.
2. Desa tanpa kelaparan.
3. Desa sehat dan sejahtera.
4. Pendidikan desa berkualitas.
5. Desa berkesetaraan gender.
6. Desa layak air bersih dan sanitasi.
7. Desa yang berenergi bersih dan terbarukan.
8. Pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi desa.
9. Inovasi dan infrastruktur desa.
10. Desa tanpa kesenjangan.
11. Kawasan pemukiman desa berkelanjutan.
12. Konsumsi dan produksi desa yang sadar lingkungan.
13. Pengendalian dan perubahan iklim oleh desa.
14. Ekosistem laut desa.
15. Ekosistem daratan desa.
16. Desa damai dan berkeadilan.
17. Kemitraan untuk pembangunan desa.

Tonton video 'Polri Temukan 102 Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Bansos':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)