Libur Idul Adha, Polres Bogor Prediksi Jumat hingga Minggu Jalur Puncak Padat

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 12:53 WIB
Sejumlah kendaraan roda empat melintas keluar tol Jagorawi menuju jalur Puncak dan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (25/5/2020). Meskipun penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 3 untuk menekan penyebaran pandemi COVID-19 di wilayah Kabupaten Bogor masih berlangsung namun kendaraan roda empat yang menuju jalur wisata Puncak masih ramai dan sempat terjadi kepadatan di beberapa titik ruas jalan di jalur tersebut. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/hp.
Ilustrasi Jalur Puncak, Bogor (Antara Foto)
Bogor -

Polres Bogor memprediksi jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, akan dipadati kendaraan selama tiga hari pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah. Kepadatan diprediksi akan terjadi pada Jumat hingga Minggu ini

"Kalau kita prediksi itu besok (ada lonjakan kendaraan di jalur Puncak). Cuma hari ini kita, sore, kita sudah ada plotingan, plotingan biasa namun belum full. Namun kita prediksi besok, sampai dengan Minggu (kawasan Puncak dipadati kendaraan)," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fitra Zuanda, saat dihubungi, Kamis (30/7/2020).

Fitra menjelaskan, kawasan Puncak akan ramai didatangi masyarakat karena daerah tersebut adalah destinasi wisata. Selama 3 hari, kata dia, akan banyak orang yang melintas di Jalan Raya Puncak untuk datang ke tempat wisata atau pergi mudik.

"Karena kita lihat potensinya long weekend, dari Jumat sampai Minggu," lanjutnya.

Dia mengatakan polisi belum akan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas sistem satu arah (one way) pada Jumat besok di kawasan Puncak. Namun, lanjutnya, pemberlakuan one way pada Jumat situasional. Sebab, polisi melihat kondisi lalu lintas terlebih dahulu.

"Cuma itu tentatif, ya (one way saat Jumat). Tapi Sabtu (dan) Minggu itu tetap kita laksanakan (one way), weekend," ujarnya.

Dia mengatakan sekitar 187 personil akan melakukan pengamanan saat arus mudik Idul Adha 2020. Fitra pun mengingatkan agar masyarakat tertib berlalu lintas. Sebab, saat ini masih diberlakukan Operasi Patuh Lodaya 2020.

"Kemudian juga (polisi akan) melakukan penegakan hukum (ke pengendara) yang betul-betul dinilai dapat terjadinya laka (kecelakaan) lantas. Namun secara persuasif dan humanis," tandas dia.

(lir/lir)