1 Keluarga di Semplak Kota Bogor Tertular Corona Saat Ikut Tahlilan

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 11:52 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Kota Bogor -

Total ada 14 anggota keluarga di Semplak, Kota Bogor yang positif virus Corona (COVID-19). Mereka tertular setelah mengikuti tahlilan anggota salah satu keluarga besar.

"Yang (1 keluarga positif COVID-19 asal) Semplak itu dari 3 (orang) tambah 11. Jadi totalnya 14 orang, (dalam) 1 keluarga. Keluarga besar, kenapa (terpapar COVID-19)? Karena mengikuti tahlilan," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, saat dihubungi, Kamis (30/7/2020).

Dia mengatakan ke-14 orang ini datang mengikuti tahlilan saat ada 1 anggota keluarganya yang meninggal dunia. Keluarganya yang meninggal ini, bukanlah pasien positif COVID-19 atau pasien dalam pengawasan (PDP).

"Nah ada tahlilan kan, datang lah ke situ. Kan misalnya meninggalnya 3 hari lalu, tahlilannya hari ini kan, dia (14 anggota keluarga) datang lah. Nah di situ salah satunya (anggota keluarga yang ikut tahlilan) ada yang positif (COVID-19) karena ada gejala. Yang lain ditrack yang ikut tahlilan itu, setelah di track total ada 14 semuanya, dari 3 (orang)," ungkapnya.

Ke-14 orang ini berstatus orang tanpa gejala (OTG). Dari 14 orang itu, 8 warga Kota Bogor, dan 6 berdomisili Kabupaten Bogor.

Selain keluarga asal Semplak, terdapat tiga keluarga lain yang menjadi klaster Corona di Kota Bogor. Dedie menyampaikan perkembangan dan penambahan dari tiga klaster tersebut.

Untuk keluarga asal Rimba, Pasir Mulya, ada tambahan satu kasus baru positif COVID. Sehingga, total ada 7 orang anggota keluarga yang positif Corona.

"Sekarang ada tambahan 1 jadi 7 (orang). Iya, yang bersangkutan (anak yang kini telah meninggal) itu kalau nggak salah ada gejala, ya. Ada komordit juga dan ada gejala sesak nafas. Kemudian memeriksakan diri kemudian langsung diswab, ternyata positif," ucap Dedie.

Sementara, untuk keluarga asal Bukit Cimanggu City, ada penambahan 1 kasus positif baru. Sehingga, jumlah anggota keluarga positif corona berjumlah 4 orang.

Sedangkan, keluarga asal Sukadamai, Tanahsareal, belum ada kasus baru. Sampai saat ini, ada 3 orang yang terinfeksi Corona.

Tonton video 'Bekasi-Bogor-Bandung Masuk Zona Oranye Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]




(aik/aik)