Penculikan Bocah di Jaksel, Komisi VIII Minta Ortu Awasi Anak Saat Bermain

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 11:19 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily
Ace Hasan Syadzily (dok. DPR)
Jakarta -

Komisi VIII DPRI yang membidangi pemberdayaan perempuan dan anak turut mengomentari kasus penculikan bocah 3 tahun di Ulujami, Jakarta Selatan. Komisi VIII meminta orang tua (ortu) untuk mengawasi anak pada saat bermain agar tak terjadi kasus serupa.

"Kasus seperti ini harus dijadikan pelajaran bagi kita semua agar orang tua dapat mengawasi anak-anaknya pada saat bermain, apalagi anak tersebut tergolong masih di bawah lima tahun (Balita). Perlu pengawasan yang lebih ketat dari orang tuanya," kata Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Kamis (30/7/2020).

Namun demikian, Ace meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus penculikan ini. Dia menegaskan kasus penculikan ini adalah tindakan melanggar hukum walaupun saat ini korban telah kembali ke orang tuanya.

"Saya kira kepolisian harus mendalami kasus dugaan penculikan anak tersebut dan motif dibalik penculikan anak tersebut. Mengambil anak tanpa sepengetahuan orang tuanya jelas melanggar peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2018 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," kata dia.

Ace mengatakan pihaknya menghormati mekanisme hukum yang dilakukan kepolisian. Dia menyebut polisi terus bekerja untuk mendalami kasus ini.

"Mekanisme penyelesaian hukum harus kita hormati. Pihak kepolisian sedang bekerja mendalami motif dibalik penculikan anak ini. Kita serahkan kepada pihak yang berwajib untuk mendalami kasus ini," tutur Ace.

Tonton video 'Bocah Korban Penculikan di Jaksel Ditemukan di Banten':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2