Polisi Akan Periksa Kejiwaan 2 Tersangka Penculikan Bocah di Jaksel

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 29 Jul 2020 14:55 WIB
Kapolres Jaksel Kombes Budi Sartono
Kapolres Jaksel Kombes Budi Sartono (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus penculikan PR (3) di Ulujami, Jakarta Selatan. Polisi pun menyebut akan mendalami kondisi kejiwaan tersangka P (17) dan N (48).

"Nanti kami dalami (kesehatan mental). Saya tak bisa jawab karena bukan kompetensi saya," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono di Polres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Jaksel, Rabu (29/7/2020).

Budi menyebut kondisi kesehatan mental tersangka masih akan ditelusuri. Dia akan memanggil psikolog, psikiater, serta saksi untuk mendalami hal itu.

"Nanti akan kami dalami lagi. Kami akan panggil psikolog. Kami semua akan jalankan semua pemeriksaan. Sedang kami dalami. Saksi-saksi lain, seperti psikolog dan psikiater," ucap Budi.

Seperti diketahui, informasi dugaan penculikan PR (3) ini menyebar viral di media sosial. PR diduga diculik saat sedang bermain di dekat rumahnya di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel, pada Senin (27/7) siang.

Polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus penculikan bocah berinisial PR (3) di kawasan Ulujami, Jaksel. Kedua tersangka itu berinisial P (17) dan N (48), yang merupakan anak dan ibu.

Menurut polisi, keduanya menculik PR karena ingin dijadikan keluarga. Budi menyebut tersangka P ingin menjadikan PR adik, sedangkan tersangka N ingin menjadikan korban sebagai anak.

Atas peristiwa ini, kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 328 KUHP juncto 332 KUHP juncto 76 F juncto 83 UU RI Nomor 35 Tahun 2018 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Maksimal hukuman 15 tahun penjara.

(zap/zap)