Kasus Anggota F-PDIP DPRD Labusel Cabut Kuku Warga, Polisi Periksa 7 Saksi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 13:25 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan (Edi Wahyono/detikcom)

Para terduga pelaku dilaporkan dengan sangkaan melanggar Pasal 353 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun, kemudian Pasal 170 ayat 2 yang dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun.

Sebelumnya, Jefry diduga menjadi korban penganiayaan yang melibatkan Imam dan tiga rekannya. Peristiwa itu diduga terjadi pada Minggu (28/6).

Penganiayaan itu diduga terkait masalah peminjaman motor. Jefry menyebut puncak penyiksaan yang dialaminya adalah saat terduga pelaku mencabut kuku jari kelingking kaki kirinya..

Setelah ditolong warga dan mendapat perawatan, pihak Jefry melaporkan kasus ini ke polisi pada Kamis (9/7).Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Parikhesit membenarkan soal pelaporan tersebut dan mengatakan pihaknya sedang melakukan penyidikan.

"Betul, ada laporannya, dalam proses penyidikan," ucapnya.

Plt Ketua DPD PDIP Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat menyebut tak akan memberi bantuan hukum kepada Imam. Dia mengatakan PDIP juga bakal memberi sanksi organisasi jika Imam nantinya dinyatakan terbukti bersalah.

"Prinsipnya, kita akan dorong proses hukum ke aparat penegak hukum dan partai tidak akan memberikan pendampingan hukum kepada yang bersangkutan," ucap Djarot.

Halaman

(haf/idh)