Ketentuan Patungan Hewan Kurban di Idul Adha

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 17:17 WIB
Suasana Pasar Hewan Kurban di Gaza
Ilustrasi hewan kurban. (Foto: Dok. Rizek Abdeljawad/Xinhua)
Jakarta -

Jelang Idul Adha 1441 Hijriyah, umat Islam yang mampu diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih hewan kurban di hari H. Selain untuk menyejahterakan fakir miskin, hal ini bisa jadi momentum untuk menjalin solidaritas dan semangat gotong royong di tengah pandemi.

Tak heran spirit itu kini kerap dijumpai pada praktik patungan atau kongsi untuk membeli hewan kurban oleh siapa saja. Misalnya di platform online, lingkungan kerja dan tempat lainnya. Lantas bagaimanakah ketentuan patungan hewan kurban?

Melansir NU.or.id, Senin (27/7/2020), berdasarkan syariat yang telah ditetapkan dan sesuai standar, untuk satu ekor sapi atau unta dapat digunakan untuk 7 orang yang berkurban. Sementara kambing hanya sah untuk dikurbankan sebanyak seorang saja.

Oleh sebab itu, bila melampaui batas ketentuan ini binatang yang disembelih tidak sah menjadi kurban, misalnya patungan sapi untuk delapan orang atau kambing untuk dua orang. Ketentuan ini berlandaskan pada hadits HR Muslim berikut ini:

"Dari jabir, beliau berkata kami keluar bersama Rasulullah seraya berihram haji, lalu beliau memerintahkan kami untuk berserikat di dalam unta dan sapi, setiap tujuh orang dari kami berserikat dalam satu ekor unta," (HR Muslim).

Kemudian ketentuan ini juga berlandaskan hadits HR Imam Malik bin Anas.

"Sesungguhnya Abu Ayyub al-Anshari berkata, kami dahulu berkurban dengan satu kambing, disembelih seseorang untuk dirinya dan keluarganya, kemudian manusia setelahnya saling membanggakan diri maka menjadi ajang saling membanggakan (bukan ibadah)," (HR. Imam Malik).

Menilik hal ini, Grab Indonesia, Rumah Zakat dan BenihBaik.com mengajak semua pihak untuk turut patungan kurban. Patungan kurban yang terkumpul nantinya akan disalurkan pada saudara-saudara yang membutuhkan dengan harapan bisa mencapai untuk 10.000 keluarga.

Untuk patungan ini pengguna Grab bisa menggunakan OVO Cash. Berikut syarat dan ketentuannya.

- Patungan kurban yang disalurkan sudah dalam bentuk makanan olahan siap saji kalengan superkurban, berupa kornet/abon/rendang kambing atau sapi agar proses distribusi ke berbagai wilayah di Indonesia lebih efektif. Para penerima manfaat juga lebih mudah mengonsumsinya.
- Anda bebas patungan seikhlas dan senyamannya atau boleh juga kalau mau per kaleng superkurban Rp 173 ribu.
- Periode patungan hanya sampai 28 Juli 2020.

Tonton video 'Jelang Idul Adha, RPH Kendari Cek Kesehatan Hewan Kurban':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)