Pemprov DKI Minta Warga Tak Hadir di Lokasi Pemotongan Hewan Kurban

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 10:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Bundaran H, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2020).
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta warga DKI tak hadir di lokasi pemotongan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha. Anies meminta warga berkurban untuk mempercayakan prosesor penyembelihan hingga pendistribusian kepada panitia.

"Masyarakat yang tahun ini membeli hewan kurban supaya tidak menghadiri langsung ke lokasi pemotongan, kita percayakan kepada panitia untuk melakukan pemotongan hewan kurban sampai pendistribusian hewan kurbannya atau daging kurbannya. Insyaallah mereka bisa amanah," ujar Anies dalam video yang disiarkan di akun YouTube Pemprov DKI seperti dilihat detikcom, Senin (27/7/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menuturkan, masyarakat yang melakukan jual beli hewan kurban, hendaknya memanfaatkan teknologi digital. Kepada warga yang ingin berkurban, Anies juga menyarankan agar mendaftarkan ke panitia masjid terdekat atau lembaga amil zakat.

"Kami mengajak pada umat Islam di Jakarta khususnya untuk memanfaatkan teknologi digital di dalam kegiatan jual beli hewan kurban. Satu sisi kita bisa juga mendatangi panitia penyelenggara Idul Adha di masjid sekitar rumah kita atau bekerja sama dengan berbagai Lembaga Amil Zakat yang sudah berpengalaman dalam melakukan pemotongan hewan kurban sampai dengan pembagian daging kurbannya," ucapnya.

Anies kemudian meminta kepada masyarakat, untuk senantiasa menjaga protokol kesehatan. Menurutnya, pemotongan hewan kurban di tengah pandemi ini tidak hanya wajib mengikuti syariat Islam, tapi juga menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

"Nah pengalaman Jakarta pada tahun ini akan berbeda karena kita semua tahu ada kondisi COVID karena itu saya mengimbau kepada semua agar pemotongan hewan kurban bukan saja mengikuti syariat Islam tapi juga mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19," ucapnya

Tonton video 'MUI Terbitkan Pedoman Penyembelihan Kurban di Masa Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2