Lacak Jejak Pencuri Jenazah di Makam Bekasi, Anjing K-9 Berputar di 3 Titik

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 11:07 WIB
Jenazah hilang dari makam di Kabupaten Bekasi
Foto: dok. Polres Bekasi
Kabupaten Bekasi -

Polisi mengerahkan anjing pelacak (k-9) untuk mengetahui pergerakan pencuri jenazah dari makam di Desa Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Anjing tersebut sempat berhenti di 3 titik.

"Di waktu menggunakan anjing itu sih memang sempat berhenti di beberapa titik, hanya sebatas itu, kita tetap harus mengembangkan sendiri, bukan tertuju pastinya ke orang (pelaku), nggak, harus kita kembangin sendiri, ada sekitar 3 titiklah," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Dwi Prasetya ketika dihubungi detikcom, Senin (20/7/2020).

Hal senada diutarakan Kanit Reskrim Polsek Cikarang Utara Iptu Hotma Napitupulu. Hotma menyebut anjing tersebut berputar-putar di 3 titik sekitar makam itu.

"Jadi anjing pelacak menurut keterangan dari danru-nya (komandan regu) itu dia berputar-putar di tiga titik, yang dicurigai (pelaku sempat berada) di daerah lokasi itu," kata Hotma lewat sambungan telepon.

Hotma enggan memberikan penjelasan mengenai tiga lokasi yang dimaksud. Namun ketiganya masih berada di kawasan Desa Karang Bahagia. Tiga titik itu, kata Hotma, tidak jauh dari makam yang dibongkar.

"Ya kita baru mencurigai, hasil dari penciuman anjing ini untuk orang siapa, arahnya siapa, belum paham, masih dalam tahap pendalaman," imbuhnya.

Lokasi makam keluarga di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diketahui dalam kondisi terbongkar. Jenazah yang terkubur di dalam makam tersebut hilang.Lokasi makam keluarga di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diketahui dalam kondisi terbongkar. Jenazah yang terkubur di dalam makam tersebut hilang. (Luqman Arun/detikcom)

Diketahui, sebuah makam keluarga di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ditemukan dalam kondisi terbongkar. Jenazah yang terkubur di dalam makam tersebut hilang.

"Jenazah atas nama AP, meninggal bulan Maret 2020, diambil memang itu di tempat pemakaman umum di Cikarang Utara," ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan ketika dihubungi detikcom, Sabtu (18/7).

Salah seorang warga, Yusuf (64), menyebut makam yang terbongkar itu diketahui pertama kali oleh peziarah. Yusuf mengatakan ada keluarga yang hendak berziarah di TPU Karang Bahagia pada Jumat (17/7) siang.

"Kejadian malam Jumat menurut informasi. Orang sini juga nggak tahu kejadiannya. Cuma pas habis salat Jumat ada keluarga yang dimakamkan di situ kan nyekar, kebetulan itu berdekatan dengan makam yang kerangka ya dicolong itu," kata Yusuf.

Tonton video 'Rambut-Tali Kafan Jadi Barbuk Kasus Hilangnya Jenazah di Bekasi':

(isa/mei)