Hujan Deras, Rumah Warga Mamuju Tengah Rusak Diterjang Longsor

Abdy Febriady - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 07:58 WIB
Rumah warga di Mamuju Tengah Sulbar diterjang longsor (Foto: Abdy/detikcom)
Foto: Rumah warga di Mamuju Tengah Sulbar diterjang longsor (Foto: Abdy/detikcom)
Mamuju Tengah -

Hujan deras mengguyur Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Akibatnya, sebuah rumah di Dusun Purwodadi, Desa Kuo, Pangale rusak akibat terjangan tanah longsor.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/7) sore kemarin. Tebing tinggi di sekitar pemukiman warga longsor, diduga akibat tingginya curah hujan yang melanda daerah ini.

"Kejadian ini waktu derasnya hujan, ketika kami sedang beristirahat, ada warga yang melaporkan cerita dapur tetangga rusak, setelah kami periksa ternyata rumah yang kena musibah karena longsoran," kata Tokoh Masyarakat Desa Kuo, Sukriyadi kepada wartawan, Kamis (16/7/2020).

Sukriyadi megungkapkan, sesaat sebelum kejadian, korban bernama Darwin (50 Tahun) dan keluarganya diketahui sedang beristirahat di dalam rumah, lantaran hujan deras mengguyur. Darwin dan keluarga sempat menyelamatkan diri, setelah mendengar suara gemuruh dan melihat tebing di belakang rumahnya longsor.

Sukriyadi berharap pemerintah segera turun memberikan bantuan. Hal itu untuk meringankan beban warga yang rumahnya hancur diterjang longsor.

"Harapan kami di sini mudah-mudahan ada partisipasi pihak pemerintah atau pihak terkait, bagaimana warga kami bisa dibantu supaya ada tempat hunian lebih layak," katanya.

Pasca kejadian, warga setempat beramai-ramai mengevakuasi harta benda korban ke tempat lebih aman. Evakuasi pun dilakukan menggunakan alat seadanya, di bawah guyuran hujan.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Tengah, Awaluddin mengatakan para korban kini telah mengungsi ke tempat aman. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Korban saat ini mengungsi di rumah keluarga di Dusun Purwodadi desa Kuo," ujar Awaluddin.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dalam kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, satu badan rumah berukuran 4 x 6 meter dan bersambung dapur 5 x 5 meter mengalami kerusakan berat dan kerugian ditaksir mencapai 60 juta rupiah," imbuhnya.

Selain diterjang tanah longsor, pemukiman warga di daerah ini juga terendam genangan banjir. Banjir itu akibat luapan sungai Kampung Baru.

Tonton video 'Bikin Septic Tank, Pria Paruh Baya Tewas Tertimbun Longsor':

(mae/mae)