Kakorlantas Antisipasi Jalur Wisata di Libur Idul Adha

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 14:38 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Istiono
Foto Irjen Istiono: (Rahel Narda Chaterine/detikcom)
Jakarta -

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengantisipasi jalur yang menuju ke tempat wisata di libur Idul Adha. Dia menyebut ada kemungkinan jalur menuju tempat wisata itu bakal ramai.

"Kemudian tentunya jalur-jalur tol arteri untuk tempat-tempat menuju wisata kita antisipasi karena kemungkinan yang kemarin libur Lebaran sempat tertunda, mungkin di momen ini ada yang pengin liburan ada waktu dua hari kan Sabtu, Minggu, acara Idul Adha nya kan hari Jumat, mungkin Sabtu Minggu mau pesiar ke tempat wisata," kata Kakorlantas Polri Irjen Istiono di NTMC Polri, Jl. MT Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2020).

Polri telah menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi lonjakan arus. Mulai dari mendirikan pos pemantauan di ruas-ruas jalan arteri hingga menyiapkan personel di lapangan.

"Kita sudah lakukan langkah-langkah. Kita dirikan pos, personel kita gelar di ruas-ruas jalan tersebut," jelasnya.

Istiono pun mengungkapkan bahwa momentum Idul Adha ini juga bertepatan dengan pelaksanaan razia pelanggaran lalu lintas bertajuk Operasi Patuh 2020. Personel kepolisian akan dikerahkan untuk berjaga selama pelaksanaan salat Id di setiap wilayah.

"Operasi patuh ini juga berbarengan dengan Idul Adha tentunya. Idul Adha ini kita juga menyiapkan personel untuk antisipasi pada waktu Salat Id bila di situ ada salat Id tergantung wilayah masing-masing, tergantung situasinya" jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Korlantas Polri akan menggelar Operasi Patuh 2020 pada Kamis, 23 Juli 2020 hingga 5 Agustus 2020. Istiono menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar tetap mempersiapkan pengamanan Kamseltibcar Lantas baik di jalur tol, arteri maupun lokasi wisata. Karena, Polri memprediksi berpendapat pada momentum jelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat akan menggunakan kesempatan untuk melakukan perjalanan mudik atau berlibur ke lokasi wisata.

"Tingkatkan kedisiplinan masyarakat di new normal ini, oleh karena itu cara bertindak dilakukan dengan preventif dan persuasif kepada masyarakat dengan orientasi kedisiplinan, baik di ruang publik maupun pelayanan publik. Dan hindari tindakan yang kurang simpatik pada momentum operasi ini," kata Istiono seperti dikutip detikcom dalam laman Korlantas Polri pada Rabu (15/7/2020).

(gbr/gbr)